Pengurus BAN S/M Kalteng Periode 2021 – 2025 Resmi Dilantik

  • Whatsapp
DILANTIK - Serahterima jabatan pengurus BAN S/M Kalteng periode 2016-2020 kepada pengurus baru BAN S/M periode 2021-2025. TABENGAN/NOVAN
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Sebanyak 7 pengurus Badan Akreditasi Nasional (BAN) Sekolah/Madrasah (S/M) Kalimantan Tengah (Kalteng) periode 2021-2025 secara resmi dilantik oleh Pengurus Besar (PB) BAN SM Indonesia, Selasa (2/3/2021).

Dalam kegiatan yang dilaksanakan secara virtual di Aula Lembaga Penjamin Mutu dan Pendidikan (LPMP) Kalteng, Jalan Tjilik Riwut Km 3,5 Kota Palangka Raya tersebut, Ketua BAN S/M Kalteng terpilih Slamet Winaryo mengungkapkan bahwa selama masa jabatan pengurus BAN S/M periode 2021-2025, dirinya bersama pengurus terpilih akan bekerja secara maksimal, terpercaya, solid dan kompeten dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Bumi Tambun Bungai.

“Kami akan bekerja secara maksimal, terpercaya, solid dan kompeten dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Dimana hal tersebut mengacu pada Pasal 17, Permendikbud nomor 13 tahun 2016. Kemudian BAN S/M Kalteng juga akan berkoordinasi untuk membentuk koordinator di masing-masing Kabupaten/Kota, agar bisa melakukan konsolidasi,” ucap Slamet.

Wakil Ketua I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalteng ini juga mengatakan, bahwa BAN S/M kedepannya akan melaksanakan MOU dan Penandatanganan Kerja Sama (PKS) dengan para pemangku kepentingan seperti Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng, Kementrian Agama dan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) untuk meningkatkan koordinasi dan sinkronisasi, dalam rangka mendukung dunia pendidikan menjadi lebih baik.

Selain itu, sambungnya, pengurus BAN S/M Kalteng juga akan meneruskan mandat dari PB BAN S/M pusat dalam mendorong peningkatan akreditasi sekolah yang ada diseluruh wilayah Bumi Tambun Bungai.

“Tujuan utama BAN S/M adalah meningkatkan kualitas, mutu, serta pengawasan terhadap berjalannya proses pendidikan. Sehingga kita mendorong agar akreditasi sekolah-sekolah yang ada di Kalteng paling tidak berakreditasi B dan tidak ada lagi yang menyandang akreditasi C,” pungkas mantan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng ini. nvd

iklan atas

Pos terkait

iklan atas