Sehari, Rata-rata 21 Positif Covid-19 di Palangka Raya

  • Whatsapp
TEGUR- Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya menegur pengunjung kafe dan masyarakat yang tidak mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah dalam kegiatan operasi yustisi, Sabtu (27/2). ISTIMEWA
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM Tak terasa hampir setahun sudah pandemi Covid-19 melanda Kota Cantik. Hingga kini belum tampak adanya penurunan kasus cukup signifikan. Setiap harinya kasus konfirmasi positif masih terjadi dan cenderung meningkat.

Ketua Harian Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya Emi Abriyani mengatakan, berdasarkan data laporan mingguan perkembangan Covid-19 di Kota Cantik per 28 Februari, menunjukkan rata-rata 21 kasus penambahan positif setiap harinya.

Data itu diambil selama sepekan terhitung sejak 22-28 Februari 2021. Hal tersebut menunjukkan jika dibandingkan pada pekan sebelumnya, 15 sampai 21 Februari, rata-rata penambahan kasus juga tetap 21 kasus.

Selain itu, pada pekan ke-4 bulan Februari ada penambahan 148 kasus dalam sepekan, jika dibandingkan pada pekan ke 3 ada penambahan sebanyak 147 kasus.

Salah satu indikator yang juga turut mengalami peningkatan adalah angka kesembuhan yang kini mencapai 82,2 persen, meningkat sebanyak 0,3 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

“Indikator lain rata-rata menurun selama sepekan kemarin, seperti skor Rate of Transmission (RT) atau angka sebaran pada angka 1,31. Kemudian angka kematian (CFR) menurun menjadi 3,7 persen, lalu laju insiden kasus baru per seribu penduduk menjadi 50,1. Serta persentase pasien dalam perawatan menurun menjadi 14,2 persen saja,” ujar Emi kepada Tabengan, Senin (1/3/2021).

Kesimpulannya, indikator kesehatan Covid-19 menunjukkan adanya penurunan pada sejumlah indikator, sehingga ia berharap hal tersebut menjadi titik terang agar kasus bisa terus menurun setiap harinya.

Emi mengakui jika berdasarkan data, maka status kesehatan Covid-19 minggu ini lebih baik dari minggu sebelumnya, namun belum signifikan.

Di sisi lain, lanjutnya, Kota Palangka Raya masih belum terkendali dan belum aman karena peningkatan penularan masih ada, terlihat dari nilai skor RT yang masih di atas 1.

Hal itu menunjukkan transmisi komunitas/penularan di masyarakat masih mendominasi dalam jalur penularan, kontak tracing dan pelaku perjalanan.

“Rekomendasi epidemiologis yang diberikan kepada kita adalah perlunya antisipasi untuk ketersediaan tempat tidur jika kasus baru cenderung meningkat. Kemudian penerapan protokol kesehatan di masyarakat tetap harus diawasi dengan ketat, serta memaksimalkan edukasi kepada masyarakat karena kasus positif datang ke faskes dalam keadaan parah,” katanya.

Sementara itu, untuk kasus Covid-19 di Kota Palangka Raya per 28 Februari pukul 19.00 WIB, ada penambahan 20 kasus baru sehingga totalnya menjadi 3.177 kasus.

Penambahan 6 pasien yang sembuh menjadi 2.615 pasien, dan yang positif dalam perawatan bertambah 13 jiwa atau 14,01 persen serta ada penambahan 1 meninggal dunia menjadi 117 jiwa. rgb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas