Manfaatkan Kelengahan Sipir, Tahanan Selundupkan dan Konsumsi Sabu di Rutan

  • Whatsapp
DITANGKAP- Tahanan Dodo dan Muklis ketika dimintai keterangan oleh Karutan Palangka Raya, Suwarto. ISTIMEWA
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Memanfaatkan kelengahan sipir dalam melakukan pemeriksaan selepas dilimpahkan dari tahanan Polresta Palangka Raya, dua tahanan Rutan Kelas IIA Palangka Raya nekat menyelundupkan handphone dan mengkonsumsi narkotika jenis sabu dari balik penjara.

Dodo (29) tersangka kasus penggelapan, menyelundupkan sabu dan handphone dengan cara menyelipkannya di bagian pinggang saat dilimpahkan ke Rutan Palangka Raya usai berstatus A3 atau tahanan pengadilan.

Merasa aman saat mengkonsumsi sabu, Dodo bersama rekan satu kamar isolasi Mukhlis lalu memesan kembali sabu seberat satu gram seharga Rp2 Juta melalui handphone yang berhasil diselundupkannya.

“Belinya patungan, saya Rp1,7 Juta, lalu Mukhlis Rp300 ribu. Sabu pertama saya selipkan di pinggang karena tidak dilakukan pemeriksaan badan saat pelimpahan. Hanya pemeriksaan barang bawaan saja,” akunya, Sabtu (27/2/2021).

Nahas, percobaan penyelundupan kedua Dodo gagal usai petugas sipir mengendus adanya upaya penyelundupan sabu masuk ke dalam Rutan.

Karutan Palangka Raya, Suwarto, menerangkan jika informasi upaya penyelundupan narkoba jenis sabu sudah didapat beberapa hari lalu. Penggeledahan lalu dilakukan di ruang isolasi tempat Dodo dan Mukhlis berada. Disana ditemukan satu paket sabu yang disimpan di dalam bungkus rokok. Usai temuan tersebut, pihaknya segera melaporkannya ke Polresta Palangka Raya untuk ditindaklanjuti.

“Dari hasil pemeriksaan kepolisian, satu paket sabu itu diselundupkan dengan cara memasukkan ke bungkusan nasi. Mukhlis dan Dodo merupakan tahanan titipan dari Polresta Palangka Raya yang dilimpahkan 10 hari lalu. Dimana kini mereka masih berada di ruang isolasi,” jelasnya.

Menurutnya, temuan adanya penyelundupan tersebut kembali menjadi tantangan petugas dalam mencegah masuknya benda terlarang ke Rutan Palangka Raya. Pihaknya sudah berupaya sekuat tenaga untuk mencegah namun sabu masih bisa tetap masuk.

“Beberapa hari lalu kita juga menggagalkan penyelundupan handphone yang disimpan di bungkus makanan. Sebagai efek jera, tahanan yang terlibat akan diproses sesuai jalur hukum. Tujuannya untuk memberikan efek jera kepada yang lain agar tidak berani bermain narkoba. Rutan bukan untuk tempat menikmati narkoba, namun tempat intropeksi diri dan menyadari kesalahan,” tegasnya. fwa 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas