Mahasiswa Teknik UPR Ciptakan Mesin Produksi Industri

  • Whatsapp
KREATIF - Rektor UPR Dr Andrie Ellia, SE, M.Si menyaksikan uji coba mesin buatan Mahasiswanya di Gedung Teknis Mesin UPT. ISTIMEWA
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Dunia pendidikan Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali dibuat bangga oleh karya Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Palangka Raya (UPR).

Pasalnya, para Mahasiswa FKIP UPR berhasil membuat beberapa mesin produksi industri. Yakni mesin pencacah kayu, pembuat pellet ikan, alat pengolah pakan ternak, alat pendingin ikan, alat penyulingan minyak dari limbah plastik, alat pengiris singkong, alat pengaman motor menggunakan sensor sentuh, modifikasi alat peniris minyak, alat untuk membengkokkan logam/besi, alat amplas, alat pemarut kelapa, alat pencacah bawang, alat pencacah rumput sebagai bahan pakan rumput, dan alat alat peleburan aluminium.

Rektor UPR Dr Andrie Ellia, SE, M.Si saat dikonfirmasi Tabengan melalui pesan Whatsapp, Sabtu (20/2), membenarkan sekaligus menyampaikan rasa bangganya atas kreatifitas dan inovasi mahasiswa FKIP UPR dengan pembuatan mesin produksi industri tersebut

“Saya merasa bangga. Terhitung ada 13 mesinbuatan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mesin. Saya melihat langsung mesin tersebut bekerja dengan baik. Disini saya menilai, bahwa mahasiswa UPR mampu membuat mesin tersebut,” ucapnya.

Disampaikan Andrie Elia, bahwa UPR akan mendukung para mahasiswa baik secara moral dan juga pendanaan untuk mengembangkan berbagai penemuan tersebut.

“Saya menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada anak-anak ku sekalian dan saya berharap bahwa penemuan ini dapat dikembangkan sebagai persembahan UPR kepada masyarakat Kalteng dan kedepan kita akan berupaya agar alat-alat ini semakin di inovasi dan anak-anak ku sekalian bisa memperoleh hak paten atas penemuan ini, ini adalah proses menuju UPR jaya raya,” ujarnya.

Dilain pihak, wakil Rektor Bidang Akademik Prof Salampak Dohong  juga memberikan apresiasi saat berlangsungnya uji coba mesin produksi industri mahasiswa FKIP yang dilaksanakan di Gedung Teknik Mesin UPR. Turut hadir dalam pertemuan tersebut juga mendampingi Dekan FKIP Dr. Natalina Asi  beserta Wakil Dekan Dr. Rinto Alexandro, M.M,

“Selain pak Rektor UPR, saya juga menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada para tim mahasiswa yang telah menorehkan prestasi dengan penemuan dan inovasi yang diciptakan,” tandasnya.

Sementara itu Wiyogo, Jabatan Ketua Program Studi Pendidikan Teknik Mesin FKIP UPR menyampaikan rasa terimakasih dan penghargaan atas perhatian dan kepedulian Rektor serta unsur pimpinan UPR dan menyampaikan bahwa kedepan pihaknya akan terus melakukan inovasi dan kreativitas  yang diharapkan mampu memberi kontribusi bagi pengembangan teknologi bagi UPR dan bagi masyarakat Kalimantan Tengah secara umum.

“Alat-alat yang dibuat oleh mahasiswa merupakan suatu inovasi yang baru yang kami harapkan dapat berdaya guna untuk masyarakat umum dan khususnya masyarakat Kalimantan Tengah, dan kami berharap melalui karya-karya ini mahasiswa boleh menjadi salah satu sokoguru dalam pengembangan keilmuan di UPR”  pungkasnya. nvd

iklan atas

Pos terkait

iklan atas