Buaya Sesak Napas, Korban Selamat

  • Whatsapp
DIGIGIT BUAYA- Yosep Mau Boko berhasil selamat dari serangan buaya yang hampir saja merenggut nyawanya, Kamis (18/2). ISTIMEWA
iklan atas

KUALA PEMBUANG/TABENGAN.COM- Seorang pria bernama Yosep Mau Boko (58) warga Desa Panca Jaya, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan berhasil selamat dari serangan buaya yang hampir saja merenggut nyawanya, Kamis (18/2).

Kapolsek Seruyan Tengah Iptu Robertus Sonny AW menerangkan, kronologi kejadian berawal ketika korban sedang bekerja di kebun sawit miliknya di pinggiran Sungai Mengkahing, sekitar pukul 10.00 WIB.

“Saat itu mau mengisi alat semprot ke pinggir Sungai Mengkahing. Dan, saat mengisi langsung diserang buaya dengan cara menggigit pada bagian betis, pergelangan kaki kiri,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp, Kamis.

Robertus menjelaskan, menurut pengakuan korban dirinya sempat ditarik buaya ke dalam sungai. Saat itu korban mencoba melawan hingga terjadi pergumulan. “Korban sempat muncul namun ditarik lagi, sempat terjadi pergulatan antara korban dan buaya,” jelasnya.

Selanjutnya, dengan sisa tenaga yang masih ada korban berhasil memasukkan kedua jarinya ke bagian lubang hidung buaya yang menyebabkan buaya tidak dapat bernapas, sehingga melepaskan gigitannya.

“Untungnya korban ada inisiatif untuk membuat buaya tidak dapat bernapas, sehingga melepaskan gigitannya,” kata Robertus.

Selanjutnya sekitar pukul 11.00 WIB, cucu korban bernama Desianus (21) menerima telepon dari korban yang memberitahukan jika dirinya sedang terluka parah dan segera butuh pertolongan.

“Sesampainya cucu korban di pondok, ia mendapati kakeknya sudah terluka di bagian kaki dan berkata bahwa sehabis diserang buaya,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka sobek yang cukup parah akibat gigitan pada bagian betis bagian belakang sebelah kiri. Korban kemudian langsung dibawa ke Puskesmas Rantau Pulut II.

“Karena kondisi luka korban, selanjutnya dirujuk ke RS Pangkalan Bun Kabupaten Kobar untuk penanganan lebih lanjut,” ungkap Kapolsek.

Dengan kejadian ini, Kapolsek mengimbau  warga  tidak turun dan beraktivitas di sekitar sungai, dan memberikan papan pengumuman di wilayah yang diduga terdapat banyak buaya agar masyarakat tidak mendekat.

“Selanjutnya, kita berkoordinasi dengan pihak desa dan BKSDA terkait buaya yang masih berkeliaran. Kita juga ada memberikan santunan kepada korban berupa sembako dan obat-obatan,” katanya. c-vik

iklan atas

Pos terkait

iklan atas