250 Rumah di Pulpis Terendam Banjir

  • Bagikan
BANJIR- Tampak aparat setempat melakukan monitoring daerah-daerah banjir. TABENGAN/YAKIN

PULANG PISAU/TABENGAN.COM- Sekitar 250 rumah penduduk yang dihuni sekitar 900 jiwa di 10 RT di Desa Gandang Barat, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), kembali diterjang banjir. Banjir tahunan yang kerap terjadi pada musim hujan ini juga merendam sejumlah fasilitas umum, rumah ibadah dan beberapa sekolah.

Hal ini dibenarkan Kepala Desa Gandang Barat Haryono, Rabu (17/2). Tingginya intensitas curah hujan sejak Senin (15/2) sampai sekarang, mengakibatkan ratusan rumah penduduk di 10 RT dan sebanyak 900 jiwa di desa setempat terdampak banjir.

Menurut Haryono, selain curah hujan tinggi selama 3 hari, penyebab lainnya seperti penyumbatan irigasi di perusahaaan perkebunan sawit dan penyempitan beberapa saluran  primer, sehingga semua penjuru saluran mengalir ke arah saluran primer desa.

Dikatakan Haryono, saat ini ketinggian debit air sudah mencapai 65 centimeter. Selain  250 rumah penduduk dan 900 jiwa, ada beberapa fasilitas umum juga terendam seperti jalan desa sepanjang 1 kilometer, lingkungan sekolah baik Sekolah Dasar (SD), PAUD dan Taman Kanak Kanak (TK), tempat ibadah, termasuk lahan perkebunan milik masyarakat di antaranya perkebunan sawit, karet dan lahan palawija turut terendam.

Kondisi sekarang  ini, terang Haryono, aktivitas masyarakat desa sangat  terganggu. Pemerintah Desa Gandang Barat sangat berharap Pemerintah Kabupaten Pulpis melalui dinas terkait bisa segera melakukan normalisasi saluran primer di desanya, sehingga ke depan tak terjadi langganan banjir setiap tahun.

Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulpis H Salahudin, Kamis (18/2), membenarkan terjadinya banjir. Diakuinya,  pihaknya sudah menurunkan tim ke lokasi banjir guna  melakukan monitoring.

“Kedalaman tertinggi air mencapai 50 cm, dan tersebar di beberapa titik atau lokasi,” kata Salahudin singkat. c-mye

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *