Peluang Usaha Ditawarkan Anggota Dewan Kota

  • Bagikan
PELUANG USAHA  - Salah satu Outlet Bakwan Goreng Khas Pontianak milik Sigit Widodo.TABENGAN/ RONNY

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Ditengah kesulitan ekonomi yang dihadapi masyarakat oleh karena dampak pandemi Covid-19, salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo membuat usaha dengan membuka outlet “Bakwan Goreng Khas Pontianak”.

Ketika ditemui awak media belum lama ini, Sigit mengatakan bahwa tujuan dirinya membuka 4 outlet Bakwan Goreng Khas Pontianak adalah untuk memberikan motivasi kepada masyarakat  agar tetap memiliki semangat dan berwirausaha di tengah kesulitan yang terjadi saat ini lesu akibat Pandemi.

“Ini kan musim Pandemi dimana masyarakat sedang banyak yang kesulitan dan terutama dalam segi ekonomi. Banyak masyarakat yang berusaha berwirausaha jualan makanan/kuliner. Itu sangat bagus sebenarnya, kita juga ingin memberikan semangat ke mereka juga bahwa ayo kita berwiraswasta,” bebernya kepada para wartawan belum lama ini, disalah outletnya di bilangan Jalan G. Obos.

Dikatakan Sigit, bahwa hendaknya masyarakat  tidak malu untuk berwirausaha seperti berjualan bakwan goreng seperti yang dilakukannya, selama hal itu adalah sebuah usaha yang halal.  Pasalnya, sebagai seorang anggota dewan saja, dirinya tanpa malu untuk berjualan gorengan.

“Ayo kita berusaha apa pun itu jangan melihat jualan apa, tapi niat kita. Kalau kita ada niat Insya Allah, akan ada aja untung dikemudian hari.  Jadi motivasi aja sebenarnya ini. Motivasi bagi mereka untuk bersama-sama berusaha, wong aku yang posisi sekarang aja gak malu jualan begini kok.  Jadi gak ada ruginya jualan, malu itu buang jauh-jauh kalau kita mau berusaha, coba dulu,” imbuhnya.

Dikatakannya pula bahwa selain untuk memberikan motivasi kepada masyarakat, dia juga membuka lapangan pekerjaan bagi mereka yang membutuhkan.  Pasalnya, outlet bakwan gorengnya ada 4 buah dan tersebar di beberapa wilayah Palangka Raya.  Bahkan, lanjut Sigit. Ada 40 orang yang mendaftarkan diri untuk bekerja di outlet tersebut.

“Ada 4 outlet dan 40 yang pendaftar, artinya orang sekarang banyak mencari pekerjaan. Dengan kami buka semacam ini minimal ada 2-4 orang yang akan terlibat nanti di sini. mereka dapat pemasukan, bagi aku itu sudah bersyukur bisa bermanfaat bagi orang lain. kalau untuk profit oriented gak terlalu nomer 1 juga yang penting aku bisa memberikan manfaat ke beberapa orang. Minimal kita bisa berkontribusi sedikit memberi lapangan pekerjaan walaupun itu tidak banyak, minimal ini 2 orang dan yang ngadon ini, jadi 4 orang,” imbuhnya.

Ketika ditanya alasan memilih jenis usaha bakwan goreng, Sigit mengatakan bahwa dirinya adalah pecinta bakwan dan hingga saat ini, belum ada rasa bakwan sesuai dengan lidahnya.

“Jadi di Palangka Raya belum menemukan rasa bakwan yang menurut aku sesuai dengan ekspektasiku,” tandasnya. dsn

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *