Bos di LP Suruh Ambil Sabu, Yusipa Divonis 7,5 Tahun Penjara

  • Bagikan
SIDANG – Terdakwa kasus narkotika, Yusipa, saat sidang vonis di PN Palangka Raya, Senin (15/2/2021). TABENGAN/ANDRE

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Terdakwa narkotika atas nama Yusipa menerima vonis 7,5 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsidair 1 bulan penjara dari Majelis Hakim Pengadilan Negeri Palangka Raya, Senin (15/2/2021). Pemuda tersebut terbukti menjadi kurir sabu seberat 100,13 gram atas perintah oknum narapidana Lembaga Pemasyarakatan (LP) Khusus Narkotika Kasongan.

Putusan Majelis Hakim tersebut lebih rendah dari permintaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut 11 tahun penjara. “Kami masih pikir-pikir,” kata JPU Siti Mutosi’ah dalam persidangan.

Perkara berawal dari penyelidikan tim Ditresnarkoba Polda Kalteng yang menindaklanjuti informasi tentang transasksi narkotika di Jalan Bandeng, Rabu (21/10/2020). Mereka mendapati informasi lokasi transaksi sabu tersebut berlanjut di Jalan Rungan.

Berbekal ciri-ciri terduga pelaku, aparat mengawasi sekitar wilayah Jalan Rungan. Mereka kemudian melihat Yusipa mengambil sebuah tas kresek di tepi jalan sehingga menimbulkan kecurigaan.  Saat Polisi menyergap, Yusipa berusaha membuang tas. Saat melakukan penggeledahan badan, ditemukan dua bundel plastik dan sebuah ponsel.

Dalam interogasi, Yusipa mengaku sebelumnya ditelepon oleh Heri yang merupakan warga binaan LP Khusus Narkotika Kasongan. Heri memerintahkannya mengambil sepaket sabu di tepi jalan dan nantinya akan mendapat upah Rp3 juta. Paket yang diambil Yusipa rupanya berisi sabu seberat 100,13 gram atau 99,13 gram tanpa bungkusnya. Dalam persidangan, Yusipa terbukti memenuhi unsur pidana dalam Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang Nomor 2009 tentang narkotika.  dre

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *