Food Estate di Dadahup Terkendala Banjir

  • Whatsapp
MENINJAU- Sekjen Kementan RI Momon Ruswono dan Sekda Kalteng H Fahrizal Fitri meninjau lahan Food Estate di Desa Bentuk Jaya A5 Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Jumat (12/2021). ISTIMEWA
iklan atas

**Kementan Upayakan Penurunan Air di Lahan

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertanian (Kementan) RI Momon Rusmono melakukan kunjungan kerja ke kawasan Food Estate di Desa Bentuk Jaya A5 Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Jumat (12/2/2021).

Momon didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Tengah (Kalteng) H Fahrizal Fitri, yang mewakili Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran. Dalam kunjungan itu, Momon menyebut penanaman lahan Food Estate di Kecamatan Dadahup masih terkendala akibat hujan.

Untuk itu, akan dipersiapkan langkah-langkah dalam mengatasi persoalan tersebut, sehingga nantinya bisa segera dapat dilaksanakan penanaman pada areal terkait.

Dalam rapat percepatan tanam Food Estate Kapuas, Momon juga menuturkan rendahnya realisasi tanam di kawasan pengembangan Food Estate di Kecamatan Dadahup karena lahan tergenang air yang diakibatkan curah hujan tinggi saat ini.

“Food Estate di Dadahup memang ada permasalahan karena musim hujan. Hal ini berakibat pada tingginya air dan tidak bisa dilakukan penanaman. Untuk itu kita perlu ada upaya-upaya bagaimana menurunkan air di lahan,” ujarnya di sela-sela peninjauan.

Momon menambahkan, sejumlah strategi yang dapat diambil dalam mengatasi kendala tersebut adalah memperbanyak pompa. Tentunya dengan kapasitas tinggi dan membuka/menutup beberapa saluran irigasi. Dengan begitu, air akan segera surut dan diharapkan dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama, bisa dilaksanakan penanaman. Memang, untuk rehabilitasi saluran irigasi belum sepenuhnya terselesaikan.

Sementara menyangkut kunjungan ke kawasan tersebut, Momon dalam rangka melihat progres dan berkoordinasi demi percepatan tanam di Food Estate Kabupaten Kapuas.

Dia merinci pelaksanaan itu utamanya adalah melihat perkembangan Food Estate di Dadahup yang luasnya hingga seribu hektare. Selain itu, juga terkait percepatan tanam di kabupaten tersebut dengan target 20 ribu hektare.

Sementara, Sekda Kalteng H Fahrizal Fitri menyampaikan, dari hasil peninjauan di lapangan akan dilaksanakan pembahasan secara intens terkait upaya mengatasi persoalan lapangan. Khususnya dampak dari curah hujan tinggi beberapa waktu ini.

Fahrizal optimis persoalan yang ada dapat diatasi dengan kerja sama dan dukungan seluruh pihak. Intinya, tegas dia, Pemprov Kalteng meyakini keberhasilan dari program strategis Food Estate. drn

iklan atas

Pos terkait

iklan atas