KEBAKARAN PULPIS  – 31 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

  • Whatsapp
PADAMKAN API- Petugas Damkar, kepolisian dan warga berupaya memadamkan api yang melalap bangunan padat penduduk di Gang Piterson, Pasar Patanak, Pulang Pisau. TABENGAN/YAKIN
iklan atas

PULANG PISAU/TABENGAN.COM– Sedikitnya 6 rumah ludes dilalap jago merah dalam musibah kebakaran di Jalan Kapakat RT 03/04 Kelurahan Pulang Pisau area Pasar Patanak, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Minggu (14/2/2021) sekitar pukul 11.00 WIB.

Peristiwa kebakaran siang bolong ini begitu cepat. Api diduga berasal dari rumah Hairansyah, salah satu korban yang rumahnya hangus terbakar. Informasinya, istri korban menghidupkan kompor gas namun ditinggalkan keluar rumah hingga mengakibatkan kebakaran.

Kepolsek Kahayan Hilir Iptu Widodo membenarkan terjadinya peristiwa kebakaran tersebut. Sebanyak 6 rumah dengan rincian 5 rumah habis rata dengan tanah, dan 1 buah rumah dengan kondisi 50 persen hangus terbakar.

“Betul, ada 6 buah rumah yang terbakar dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.30 WIB,” ungkap Widodo ketika dikonfirmasi Tabengan, Minggu.

Upaya yang dilakukan pihaknya saat ini masih mengumpulkan data dan personel Polsek pun masih berada di lapangan.

“Untuk data lengkapnya nanti ya, sebab anggota kita masih berada di lapangan,” ujar Widodo.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulpis H Salahudin mengatakan, rata-rata bangunan yang terbakar semi permanen berkonstruksi kayu. Berada di daerah padat penduduk dan cuaca hari itu cukup cerah, sehingga api begitu cepat melalap 6 rumah dimaksud.

Warga cepat tanggap melaporkan peristiwa tersebut dan dalam waktu 5 menit pihaknya sudah sampai di lokasi kejadian. Lebih kurang 1 jam kebakaran sudah bisa dikendalikan oleh personel Damkar BPBD, TRC BPBD, TNI/Polri, Satpol PP, Tagana, Balakar Mahakam/KKPS, Balakar Borneo, BPK Semangat Baru, masyarakat dan pihak terkait.

Salahudin menyebutkan, 6 unit rumah semi permanen yang terbakar ini dihuni oleh 7 Kepala Keluarga (KK) dengan total 31 jiwa. Data korban kebakaran di RT 04 Hairansyah (3 jiwa), Herianto (8 jiwa 2 KK), Sahminan (6 jiwa) dan Tuti (6 jiwa 2 KK). Di RT 03 dihuni Rahmani (4 jiwa) dan Leni (4 jiwa).

Untuk penyebab kebakaran, jelas Salahudin, api diduga berasal dari rumah Hairansyah. Ketika itu istri korban menghidupkan kompor gas tapi ditinggalkan keluar rumah hingga mengakibatkan kebakaran. c-mye

iklan atas

Pos terkait

iklan atas