Longsor, 2 Penambang Tewas Tertimbun

  • Bagikan
PENCARIAN - PETI di Desa Muara Tuhup, Kecamatan Laung Tuhup Mura makan korban, dua penambang tewas tertimbun, Kamis (11/2) sekitar pukul 17.15 WIB.  ISTIMEWA

PURUK CAHU/TABENGAN.COM- Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Murung Raya (Mura) kembali makan korban. Dua bulan pasca-longsor di Desa Hanangan, Kecamatan Tanah Siang Selatan, insiden serupa terjadi lagi di Desa Muara Tuhup, Kecamatan Laung Tuhup, Kamis (11/2/2021) sekitar pukul 17.15 WIB.  Dua penambang tewas tertimbun.

Kronologis kejadian berawal dari aktivitas kerja PETI di Tanjung Bohai RT 09 Kelurahan Muara Tuhup. Saat itu 8 orang sedang melakukan penyemprotan di lubang, dan 4 orang lainnya di atas. Tiba-tiba tebing setinggi 6 meter lebar 50 meter ambruk menimpa pekerja di lubang.

Akibatnya, 8 orang tertimbun longsoran tanah hitam bercampur pasir. Lima pekerja tertimbun sepinggang, 1 orang tertimbun dapat diselamatkan dan 2 orang pekerja lainnya yang tertimbun meninggal dunia.

“Adapun pekerja sebanyak 11 orang yang terdiri dari 3 orang bekerja di atas bertugas sebagai mekanik dan asisten, dan pekerja di lubang 8 orang,” ungkap Kasatreskrim Polres Mura AKP Roni Nababan, Jumat (12/2/2021).

Lebih jauh Kasatreskrim menyebut, orang yang bertugas sebagai mekanik dan asisten adalah Iron, Takepo, Lisu dan Giyanto. Sedangkan yang bertindak sebagai pekerja di lubang, Refky, Jia, Adit, Riky dan Ihai.  Enam orang pekerja yang tertimbun diketahui mengalami memar dan lecet. Namun, 2 orang korban tewas di tempat  akibat tertimbun longsor.

“Korban pertama meninggal di tempat atas nama Sup (23) laki-laki, warga Jalan Isran As RT 8 Kelurahan Muara Tuhup, Kecamatan Laung Tuhup. Kemudian korban meninggal kedua atas nama Ans (43) laki-laki, warga Jalan Isran As RT 7 Kelurahan Muara Tuhup Kecamatan Laung Tuhup,” tutupnya. c-sjs

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *