PPKM MIKRO – Pelaku Usaha Cemas Omzet Turun

  • Bagikan
COFFEE SHOP- Suasana di salah satu coffee shop yang berada di Kota Palangka Raya. Foto diambil, baru-baru ini. TABENGAN/YULIANUS

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang akan dilaksanakan di beberapa titik di wilayah Kota Palangka Raya, seperti Jalan Gurame, Jalan Lele dan Jalan Yos Sudarso V, kembali membuat cemas para pelaku usaha coffee shop dan kuliner malam.

Dari pantauan Tabengan, Senin (8/2/2021) malam dan Selasa (9/2/2021) petang, para pelaku usaha coffee shop mengaku khawatir dengan omzetnya akan kembali turun selama PPKM Mikro diterapkan.

Namun demikian, di antara mereka juga mengaku hingga saat ini, belum ada Tim Satgas Covid-19 yang datang untuk melakukan sosialisasi dan pengetatan protokol kesehatan (prokes).

Hadi, salah satu pelaku usaha coffee shop Ulew Café mengatakan, belum ada pengetatan prokes oleh Tim Satgas. Demikian pula dengan Riny, pelaku usaha Ronde Antang.

“Di sini belum ada Satgas yang datang. Mungkin karena memang sejak diumumkan PPKM yang lalu jumlah pengunjung menjadi tidak terlalu ramai, jadi tidak ada Satgas yang datang,” ujar Riny kepada Tabengan. dsn

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *