INSTRUKSI MENDAGRI – Palangka Raya Tak Laksanakan PPKM-Mikro?

  • Bagikan
Ketua Harian Tim Satgas Covid-19 Palangka Raya Emi Abriyani

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M Tito Karnavian telah menerbitkan Surat Instruksi Nomor 03 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 pada Tingkat Kelurahan. Disebutkan, khusus wilayah Jawa-Bali akan diberlakukan PPKM-mikro selama 14 hari, 9-22 Februari.

Di Kota Palangka Raya sendiri, menurut Ketua Harian Tim Satgas Covid-19 setempat Emi Abriyani, belum memutuskan apakah akan melaksanakan PPKM-mikro atau tidak. Sejauh ini, pihaknya masih menunggu arahan dari Gubernur Kalteng dan juga Wali Kota Palangka Raya.

Jika menelaah instruksi tersebut lebih jauh, lanjut Emi, telah ditegaskan bahwa kepada kepala daerah pada wilayah yang tidak termasuk dalam PPKM-mikro diminta untuk tetap memperkuat dan meningkatkan sosialisasi dan penegakan hukum terhadap pelanggaran prokes Covid-19.

“Saya rasa Palangka Raya berpotensi besar tidak laksanakan PPKM-mikro ini. Namun, jika memang melaksanakan, Tim Satgas akan siap. Yang pasti, kita menjalankan poin yang telah diinstruksikan oleh Mendagri, memperkuat sosialisasi prokes dan memperketat pelaksanaannya, serta meningkatkan operasi yustisi pada pelanggaran prokes,” jelasnya saat ditemui Tabengan, Senin ( 8/2/2021).

Untuk saat ini, progres jangka panjang yang akan dijalankan oleh Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya adalah program kelurahan tangguh bencana. Dijelaskan Emi, program tersebut akan memberdayakan partisipasi masyarakat mulai dari dasar, jajaran RT/RW hingga kelurahan, yang nantinya akan dibuatkan peta rawan bencana, khususnya bencana non alam pandemi Covid-19 pada kelurahan. Nanti akan terlihat RT/RW mana saja yang termasuk dalam zona merah, oranye atau hijau.

“Konsepnya kurang lebih seperti yang diinstruksikan Mendagri dalam surat yang diterbitkan bersamaan dengan pelaksanaan PPKM-mikro, yakni pembentukan posko penanganan Covid-19 pada tingkat kelurahan,” pungkasnya. rgb

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *