Bupati Lamandau “Rebus” 1,7 Kg Sabu

  • Whatsapp
DIMUSNAHKAN- Bupati Lamandau H Hendra Lesmana bersama Kapolres dan perwakilan Kejari serta PN Nanga Bulik memusnahkan sabu seberat 1,7 Kg dengan cara direbus dan dicampur dengan cairan karbol, Kamis (4/2/2021). TABENGAN/KARAMOI
iklan atas

NANGA BULIK/TABENGAN.COM- Jajaran Polres Lamandau, Kamis (4/2/2021), melakukan pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu yang merupakan hasil pengungkapan kasus pada 17 Januari 2021 lalu.

Pemusnahan sabu seberat 1,7 Kg itu juga dihadiri dan saksikan langsung oleh Bupati Lamandau H Hendra Lesmana, perwakilan Kejaksaan Negeri, serta Pengadilan Negeri Nanga Bulik.

Bahkan, Bupati Lamandau juga secara langsung ikut memusnahkan sabu tersebut dengan cara merebus dan mencampurnya dengan cairan karbol pembersih lantai.

“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi jajaran Polres Lamandau dalam mengungkap peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Lamandau,” ungkap Hendra, saat memberikan sambutan.

Diakuinya, narkoba adalah musuh utama bangsa yang dapat menghancurkan generasi bangsa. Dalam Agama Islam dijelaskan bahwa khamar adalah barang yang sangat dilarang, termasuk narkoba.

“Jadi berapa banyak orang yang terselamatkan apabila kita bisa menggagalkan peredarannya,” ujarnya.

Hendra menyebut, Lamandau sebagai jalur lintas Provinsi Kalbar-Kalteng sangat rawan dijadikan lalu lintas narkotika. Untuk itu sangat diperlukan kesiapan dan kesigapan aparat dalam mengungkap penyebaran narkoba, baik yang beredar di wilayah Kalteng maupun provinsi lain di Kalimantan.

“Sekali lagi, atas nama pemerintah dan masyarakat Lamandau saya ucapkan terima kasih kepada Polres Lamandau dan jajarannya. Jangan pernah mundur untuk memberantas narkoba,” ucap orang nomor satu di Bumi Bahaum Bakuba itu.

Di tempat yang sama, Kasat Narkoba Polres Lamandau AKP I Made Rudia menyampaikan, kasus narkoba di wilayah Lamandau tergolong tinggi.

“Diibaratkan pohon, narkoba itu merusak masyarakat hingga ke akarnya, seperti pengungkapan kasus ini, barbuknya saja 1,7 Kg sabu, berapa ratus orang yang akan terkena dampaknya kalau barang ini berhasil diedarkan,” ucapnya sesaat sebelum pemusnahan.

Diketahui, sabu seberat 1,7 Kg itu berhasil diamankan petugas dari tangan seorang warga Sampit bernama Hariyanto. c-kar

iklan atas

Pos terkait

iklan atas