Perdie dan Doni Divaksin Covid-19

  • Whatsapp
VAKSINASI- Bupati Murung Raya Perdie M Yoseph dan Ketua DPRD Murung Raya Doni saat menerima suntikan vaksin Sinovac.TABENGAN/JOKO SANTOSO
iklan atas

PURUK CAHU/TABENGAN.COM- Bupati Murung Raya (Mura) Perdie M Yoseph bersama Ketua DPRD Mura Doni serta 8 orang lainnya mengikuti vaksinasi Covid-19, Senin (1/2/2021). Unsur Forkopimda yang divaksin, Kajari Puruk Cahu Suyanto, Kapolres AKBP I Gede Putu Widyana, Perwakilan Kodim 1013 Muara Teweh dan Sekda Hermon.

Sementara 4 orang lainnya, 1 orang dari Kepala Organisasi Pimpinan Daerah didelegasikan kepada Kepala Badan Pengendalian Daerah (BPBD) Mura Kariadi, perwakilan dari tokoh agama Pdt  Herry dari Ketua Resort GKE Puruk Cahu, perwakilan tokoh masyarakat Lukmanul Hakim dan mewakili insan pers didelegasikan kepada Ketua PWI Mura Sutrisno.

Sesuai prosedur medis, setelah lewat 30 menit, Bupati Mura saat diwawancara awak media, mengaku lega dan tidak merasakan efek samping apapun dari vaksin jenis Sinovac tersebut.

Karenanya dia menegaskan, menjawab informasi negatif berkenaan dengan vaksin Covid-19 yang beredar di masyarakat selama ini, dapat dibuktikan hanyalah berita hoaks. Selanjutnya Perdie mengajak semua pihak agar tidak khawatir ketika divaksinasi.

Selain itu, kebijakan pemerintah untuk mengambil langkah vaksinasi massal tidak lain merupakan upaya melindungi segenap rakyat Indonesia.

“Tidak ada yang perlu dikhawatirkan berkenaan dengan vaksinasi Covid-19. Terbukti setelah disuntik saya tidak merasakan masalah apapun dengan kondisi kesehatan tubuh saya. Demikian halnya dengan yang lainnya, kami semuanya bersepuluh, jadi semuanya dalam kondisi baik dan sehat sama seperti sebelum divaksin,” terang Perdie.

Lebih dalam Perdie mengulas, bahwa vaksinasi Covid-19, sejatinya akan dilakukan secara massal. Namun, terbatasnya kuota vaksin yang didistribusikan ke Mura, maka diagendakan akan dilakukan secara bertahap hingga teraplikasi secara merata kepada masyarakat di Tana Malai Tolung Lingu.

“Saya imbau masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan kendati sudah divaksinasi nantinya. Tahap pertama kita sangat terbatas, Mura hanya mendapat kuota vaksin Covid-19 sebanyak 800 vial. Oleh karena itu vaksinasi akan dilakukan bertahap,” tutupnya. c-sjs

iklan atas

Pos terkait

iklan atas