Wilayah di Kalimantan Berpotensi untuk Budidaya Udang Galah dan Kepiting

  • Whatsapp
BERBINCANG - Kepala Balai Karantina Ikan Kalteng, Iromo berbincang dengan wartawan Tabengan di ruang Kerjanya, Senin (1/2/2021). Foto: ISTIMEWA
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Kepada Balai Karantina Ikan Kalimantan Tengah (Kalteng), Iromo mengatakan, sebenarnya udang galah dan kepiting Kalteng memiliki potensi yang lebih besar lagi sebagai komoditas. Udang galah dan kepiting tersebut diperoleh dari beberapa wilayah di Kalteng, seperti Seruyan, Sampit dan Pangkalan Bun.

Selama ini, dikatakan Iromo, kedua hewan air ini masih dihasilkan untuk kebutuhan secara domestik saja. Dalam sehari ada sebanyak 4-5 koli udang galah yang dikirim ke Jakarta. “Biasa menjelang hari raya Imlek permintaan untuk kepiting meningkat,” imbuhnya.

Namun diakui Iromo, hingga kini kendala yang dialami adalah terkait hal transportasi.  Selama ini penerbangan yang digunakan selalu transit di Jakarta. Dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk bongkar muat ke dalam pesawat tujuan negara ekspor. Terlebih dengan pandemi yang masih berlangsung, menambah proses dalam pengiriman.

“Kemarin ada arahan dari Balikpapan bisa langsung. Cuma dihitung-hitung jarak Kalteng ke Balikpapan (Kaltim),  juga yang lainnya kurang efisien dan efektif.  Kebanyakan lewat Jakarta,” bebernya kepada Tabengan, Senin (1/2/2021).

Selanjutnya Iromo juga menyinggung bahwa masih banyak peluang di Kalimantan untuk budidaya udang galah dan kepiting yang hingga saat ini belum banyak dilakukan oleh masyarakat. Tetapi baru 1 atau 2 orang saja yang melakukan budidaya tersebut.

“Kalau ditangkap begitu saja sampai kapan?. Apalagi ada yang tangkap pakai strum.  Maksudnya kan supaya hewan-hewan ini ada keberlanjutan, kelestariannya untuk masyarakat juga,” imbuhnya.

Untuk itu Iromo mengharapkan perlu adanya sinergi dengan berbagai dinas dan instansi terkait agar dapat mengedukasi masyarakat sehingga bisa membudidayakan udang galah dan kepiting. dsn

iklan atas

Pos terkait

iklan atas