Bacok Penghutang, Udin Keladi Dituntut 1,5 Tahun

  • Whatsapp
ILUSTRASI/NET
iklan atas

PALANGKA RAYA – Syamsudin alias Udin Keladi,  terdakwa perkara penganiayaan terancam pidana 1,5 tahun penjara dari Jaksa Penuntut Umum pada sidang Pengadilan Negeri Palangka Raya, Rabu (27/1/2021). Karena jengkel hutang Rp150.000, tidak terbayar Udin membacok Didit menggunakan parang.

Berawal ketika Udin mendatangi korban untuk menagih hutang sebesar Rp150.000. Namun korban mengaku hanya memiliki uang Rp100.000, sehingga Udin menolak dan sebelum pergi tetap memintanya melunasi seluruh hutang. Udin kembali datang dan bersikeras meminta korban mengembalikan seluruh hutangnya malam itu juga.

Korban tetap mengaku uangnya hanya Rp100.000, dan menyatakan akan membayar kekurangannya esok hari. Udin menjadi emosi lalu pulang ke rumahnya mengambil parang. Dia kembali ke rumah korban. Melihat Udin datang membawa parang, korban mencabut pisau dari balik bajunya lalu melemparkan ke arah Udin.

Tapi Udin berhasil menghindari pisau tersebut dan mengejar korban. Saat korban lari dan terjatuh, Udin membacokan parangnya ke arah perut korban sehingga terluka cukup parah. Tidak terima dengan kejadian tersebut, korban melapor ke aparat kepolisian. Polisi akhirnya menangkap Udin dan menjeratnya dengan ancaman pidana dalam Pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan berat.  dre

iklan atas

Pos terkait

iklan atas