VAKSINASI NAKES RS DORIS SYLVANUS- Tidak Ada Laporan Efek Samping Berat Setelah Vaksin

  • Whatsapp
Ilustrasi RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Rumah Sakit Umum Daerah dr Doris Sylvanus Palangka Raya juga sudah menggelar vaksinasi terhadap Tenaga Kesehatan (Nakes), sejak Kamis (14/1/2021) dan terus dilakukan setiap harinya sampai semua petugas kesehatan disuntik Vaksin Sinovac.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan dan Penelitian (Diklit), Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Humas RSUD dr Doris Sylvanus dr Riza Syahputra menyampaikan, hingga saat ini belum ada laporan mengenai efek samping berat yang dialami para Nakes setelah divaksinasi. Rumah sakit membentuk tim khusus untuk memantau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) usai vaksin.

“Ada timnya untuk memantau Nakes yang disuntik vaksin untuk melihat KIPI, informasinya gejala ringan saja, hanya pegal sedikit saja pada bekas suntikan, kemudian ngantuk dan nafsu makannya meningkat. Jadi gejalanya ringan saja yang dilaporkan tim pemantau. Tidak ada gejala sedang atau berat,” kata Riza, Rabu (20/1/2021).

Sebanyak 15 orang divaksinasi setiap harinya, sesuai dengan yang terdaftar dan yang telah terverifikasi beserta penjadwalan dan tempat vaksinasi masing-masing melalui aplikasi Pcare Vaksinasi, sehingga sampai dengan Rabu (20/1/2021) sudah 90 orang yang divaksinasi.

Tujuan Vaksinasi ini, lanjut Riza supaya tubuh menjadi kebal terhadap virus corona. Dengan penyuntikan ini, imun orang yang divaksin meningkat  dan tubuh lebih kebal terhadap virus covid sehingga apabila tertular virus tersebut tubuh dapat mengenalinya sehingga tidak lagi berefek berat lagi.

“Dengan adanya vaksinasi ini, Nakes yang bertugas di lini depan, tidak tertular Covid-19 lagi, para petugas mempunyai imun yang baik dan apabila terpapar maka reaksinya ringan seperti penyakit biasa saja sesuai dengan tujuan vaksin,” imbuh Riza

Sementara itu, selain tidak adanya laporan mengenai efek samping yang berat dialami Nakes setelah vaksinasi, laporan Nakes yang menolak untuk divaksin juga tidak ada. RSUD dr Doris berharap semua pegawai di RS Doris baik Nakes maupun tidak bisa divaksin semuanya secara bertahap, meskipun nanti akan diseleksi terlebih dahulu melalui skrining .

Untuk diketahui, RS Doris Sylvanus juga sudah melaksanakan vaksinasi, sebanyak 6 vaksinator disiakan. Untuk tahap satu mereka menerima vaksin sebanyak 325 vial dan orang yang bertugas di daerah resiko penularan Covid-19 menjadi prioritas penerima vaksin. yml

iklan atas

Pos terkait

iklan atas