Siswa SD Tenggelam di Kolam Ikan Jalan G Obos

  • Bagikan
DIEVAKUASI- Korban saat berada di RSIA Bunda usai dievakuasi. Inset: unit identifikasi Polresta Palangka Raya memasang garis polisi. TABENGAN/FERRY WAHYUDI

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Warga di kawasan Jalan G Obos VII, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya dihebohkan dengan kabar tenggelamnya seorang bocah berusia 11 tahun di kolam ikan milik Rumah Makan Boga Rasa, Selasa (19/1/2021) siang.

Korban yang diketahui bernama M Syahwani Nuara Aras ditemukan oleh warga di dasar kolam ikan sedalam 3 meter. Sempat dilarikan ke RSIA Bunda, Jalan G Obos, nyawa siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Palangka Raya tersebut tak terselamatkan.

Informasi di lapangan, kejadian bermula ketika korban ikut dengan kakaknya M Ridhani Haryanto (23) ke kolam RM Boga Rasa untuk memberi makan ikan dalam bagian praktik kerja lapangan (PKL) sebagai mahasiswa Universitas Palangka Raya.

Korban bersama kakaknya berangkat dari rumah di Jalan Srikandi ke kolam ikan sekitar pukul 13.00 WIB. Sesampainya di RM Boga Rasa, korban pun bermain ayunan, sedangkan kakaknya memberi makan ikan. Setengah jam berlalu, korban yang dicari kakaknya sudah tidak berada di tempat ayunan. Kekhawatiran bertambah setelah sandal korban ditemukan di pinggir kolam ikan.
Bergegas, kakak korban bersama warga lain yang ada di lokasi segera melakukan pencarian dengan menceburkan diri ke kolam ikan.

“Kakaknya itu memang pinjam kolam ikan untuk kegiatan PKL. Sudah sebulan ini kegiatan dan baru ini mengajak adiknya. Saat itu kakaknya menangis karena cuma melihat sandal adiknya di pinggir kolam,” ucap Irawadi Gunawan (52) warga yang melakukan pencarian.

Setelah beberapa menit dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan berada di dasar kolam ikan dengan kedalaman berkisar 2-2,5 meter. Sempat dilarikan ke RSIA Bunda, nyawa korban tidak tertolong.

“Habis ditemukan langsung dibawa kakaknya ke rumah sakit. Kebetulan tadi saya ikut mencari dan menemukan,” urainya.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri melalui Kasat Reskrim Kompol Todoan Agung Gultom menerangkan, untuk kepentingan penyelidikan, lokasi kolam ikan kini telah dipasang garis polisi oleh unit identifikasi.
“Saksi-saksi masih kita kumpulkan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Korban meninggal dunia meski sempat dibawa ke RSIA Bunda,” ungkapnya. fwa

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *