Ruas Pangkalan Bun-Kolam Rusak Parah

  • Whatsapp
Ruas Pangkalan Bun-Kolam Rusak Parah
RUSAK PARAH – Anggota Komisi IV DPRD Kalteng H Jubair Arifin, saat meninjau langsung ruas jalan Pangkalan Bun menuju Kotawaringin Lama (Kolam), Kabupaten Kotawaringim Barat (Kobar), belum lama ini. ISTIMEWA
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Kalangan DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng untuk menangani ruas jalan Pangkalan Bun menuju Kotawaringin Lama (Kolam), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang mengalami kerusakan parah.

Hal ini diungkapkan Anggota Komisi IV DPRD Kalteng yang membidangi infrastruktur dan prasarana H Jubair Arifin, saat dibincangi Tabengan di gedung dewan, Selasa (19/1/2021). Menurutnya, saat ini ruas jalan penghubung Kabupaten Kobar, Lamandau dan Sukamara tersebut kembali mengalami kerusakan parah disejumlah titik.

“Informasi yang kita terima, ada sejumlah titik yang mengalami kerusakan parah di ruas jalan Pangkalan Bun menuju Kolam. Jadi kita minta kepada Dinas PUPR Kalteng untuk segera melakukan penanganan sebelum ruas jalan tersebut tambah rusak parah dan tidak bisa dilewati masyarakat,” ucapnya.

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) III ini juga mengatakan, bahwa penanganan ruas jalan Pangkalan Bun-Kolam sebelumnya merupakan kewenangan Kabupaten. Namun seiring berjalannya waktu, penanganan ruas tersebut dilimpahkan ke Provinsi.

“Sebelumnya memang ditangani Kabupaten, tapi dilimpahkan ke Provinsi dan ditangani Dinas PUPR Kalteng. Namun ruas jalan tersebut kembali mengalami kerusakan yang kemungkinan diakibatkan oleh curah hujan tinggi dan naiknya debit air, mengakibatkan jalan tergerus,” ujarnya.

Selain itu, sambung Jubair, apabila ruas jalan Pangkalan Bun-Kolam tidak segera di tangani, di khawatirkan ruas jalan tersebut akan semakin parah. Pasalnya, selain menjadi penghubung 3 kabupaten, ruas jalan Pangkalan Bun-Kolam juga merupakan akses dalam menunjang perekonomian masyarakat.

“Tidak hanya menghubungkan 3 Kabupaten, ruas jalan tersebut juga menjadi akses perekonomian masyarakat. Jadi kita minta agar PUPR Kalteng segera melaksanakan penanganan mengingat saat ini informasinya terjadi antrian yang sangat panjang untuk bisa melewati ruas itu,” pungkas Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Kalteng ini. nvd

iklan atas

Pos terkait

iklan atas