Harga Cabai Meroket Mencapai Rp100.000 per Kg

  • Bagikan
CABAI-Salah satu lapak pedagang cabai di kawasan Pasar kahayan, Palangka Raya, Senin (18/1/2021). FOTO: TABENGAN/DANIEL

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Curah hujan yang tinggi dan banjir yang terjadi beberapa waktu lalu, membawa dampak bagi harga cabai di wilayah Kota Palangka Raya. Pasalnya, pasokan cabai yang ada di beberapa pasar di dalam kota berasal dari pulau Jawa dan Barabai, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Istinah salah seorang penjual cabai di Pasar Kahayan mengatakan, stok saat ini sangat sulit oleh karena dampak hujan dan banjir. Hal ini membuat harga cabai di lapaknya dijual dengan harga yang cukup tinggi.

Diungkapkan dia, harga cabai merah besar pada Senin (18/1) dipatok Rp80.000 per kilogram.  Sedangkan cabai hijau besar Rp70.000 per kilogram dan cabai rawit mencapai Rp100.000 per kilogram.  Sedangkan untuk cabai keriting Rp80.000 per kilogram.

“ Banyak tanaman cabai yang rusak sehingga tidak jadi panen.  Cabai ini kalau tidak dari Jawa dari Barabai, Kalsel. Karena banjir, dari Barabai stok tidak ada, dari Jawa juga harus lewat Banjarmasin, jadi stoknya sulit,” ungkap dia.

Di lapak yang lain, Udin mengakui oleh karena modalnya untuk membeli cabai sudah mencapai lebih dari Rp100.000 per kilogram, sehingga dirinya menjual cabai dengan harga Rp15.000 per ons untuk semua jenis cabai. Sedangkan Rp10.000 per ons untuk cabai keriting. dsn

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *