Ruang ICU dan HCU RSUD Doris Sylvanus Penuh

  • Whatsapp
RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM Kasus positif virus Corona di Kalimantan Tengah (Kalteng) masih banyak, sehingga menyebabkan sejumlah rumah sakit mulai penuh lagi, termasuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Doris Sylvanus Palangka Raya.

Direktur RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya drg Yayu Indriaty menyampaikan, kondisi rumah sakit sampai dengan saat ini penuh. Sebanyak 112 tempat tidur sudah terisi penuh, dan yang paling miris adalah keadaan Intensive Care Unit (ICU) dan High Care Unit (HCU) yang semuanya penuh.

“Akibatnya kami tidak bisa menerima 9 pasien rujukan dari kabupaten/kota yang membutuhkan perawatan di ICU dan HCU karena keterbatasan. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan sekali sebenarnya. Upaya-upaya yang kami lakukan salah satunya dengan vaksinasi ini bisa eradikasi Covid-19 secara bersama-sama,” kata Yayu, Sabtu (16/1/2021).

Menurut Yayu, pasien rujukan yang tidak diterima bukan berarti RS Doris diam begitu saja, namun tetap melakukan koordinasi dengan RS asal pasien. Sebelum pasien dikirim sudah ada komunikasi terlebih dahulu, pasien juga sudah ada daftar NIS-nya untuk perawatan di RS Doris. Begitu tempatnya ada yang kosong, pasien dibawa dengan prioritas penanganan.

Pergeseran pasien tetap dilakukan sambil menunggu konfirmasi yang sembuh, sehingga bisa dikeluarkan dari ruangan intensif. Saat ini dalam proses penambahan 6 tempat tidur untuk HCU dan ICU di RS Doris, sehingga bisa membantu menerima rujukan dari kabupaten dan kota. Adanya penambahan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang memerlukannya.

Sementara itu, skrining pasien setiap hari rata-rata antara 50-70 orang. Kemudian yang masuk gawat darurat juga rata-rata 7-8 orang, ada yang diskrining menjurus ke arah gejala Covid-19 dan melakukan skrining setelah swab dan hasil negatif, pasien dikembalikan ke ruangan biasa. Tujuannya untuk sama-sama mencegah penularan Covid-19 di RS.

RS Doris Sylvanus juga sudah melaksanakan vaksinasi kepada tenaga kesehatannya (Nakes). Sebanyak 6 vaksinator disediakan. Untuk tahap I mereka menerima vaksin sebanyak 325 vial. Orang yang bertugas di daerah risiko penularan Covid-19, sudah menerima vaksin. Yayu termasuk dalam 10 orang pertama yang divaksinasi perdana di Kalteng. yml

iklan atas

Pos terkait

iklan atas