Vaksin 4 Kabupaten Ditarik ke Provinsi

  • Whatsapp
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng dr Suyuti Syamsul
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Vaksin Covid-19 yang sudah didistribusikan kepada 4 kabupaten di Kalteng akan ditarik lagi ke provinsi, yakni Kabupaten Katingan, Kotawaringin Timur, Seruyan dan Gunung Mas. Penarikan ini untuk menutupi kekurangan jumlah vaksin di Palangka Raya sebanyak 2.960 vial.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul melalui surat relokasi distribusi vaksin Covid-19 per 15 Januari 2021 untuk 4 Dinas Kesehatan di daerah tersebut.

Suyuti menjelaskan, surat itu berisi tindak lanjut atas surat dari Kementerian Kesehatan RI. Kota Palangka Raya dan Kabupaten Pulang Pisau menjadi 2 daerah yang dipilih untuk pencanangan vaksinasi.

“Namun, surat ini hanya pemberitahuan saja kepada pihak kabupaten dan kota. Sejauh ini, surat pemberitahuan ini masih belum dilaksanakan, dan baru dilaksanakan apabila memang diperlukan. Maksudnya, vaksin yang ada di kabupaten, baru akan ditarik ke provinsi apabila pada saat pencanangan terjadi kekurangan vaksin,” kata Suyuti, Minggu (17/1).

Suyuti melanjutkan, vaksinasi dilakukan di Palangka Raya dan Pulang Pisau pada Januari 2021, sementara 12 daerah atau kabupaten lain di Kalteng baru akan melaksanakan vaksinasi pada Februari 2021. Berjaga-jaga atau mengantisipasi terjadinya kekurangan vaksin, makanya surat relokasi distribusi vaksin Covid-19 ini dikeluarkan.

Namun, lanjut Suyuti, kondisi sekarang ini vaksin masih berada di wilayah masing-masing, dan baru akan dilakukan relokasi apabila memang kebutuhan di Palangka Raya dan Pulang Pisau tidak mencukupi.

Terdapat beberapa hal yang disampaikan Dinkes Kalteng dalam surat relokasi distribusi vaksin Covid-19. Mulai dari pemberitahuan jadwal pelaksanaan vaksin, Palangka Raya dan Pulang Pisau sebagai wilayah pencanangan, sementara wilayah sisa baru akan dilaksanakan vaksinasi pada Februari 2021.

Kemudian, jumlah vaksin yang akan dilakukan pencanangan di Palangka Raya sebanyak 7.360 vial, namun baru didistribusikan 4.400 vial, terjadi selisih 2.960 vial. Selisih kekurangan inilah yang akan diambil dari 4 kabupaten terdekat.

Rencananya dilaksanakan pada Senin (18/1), diambil dari Kabupaten Katingan, Kotim dan Seruyan. Sementara vaksin yang dari Gumas, dijadwalkan diambil pada Kamis (21/1) mendatang. ded

iklan atas

Pos terkait

iklan atas