Mahasiswi Tewas Tergilas Bus Damri

  • Whatsapp
Mahasiswi Tewas Tergilas Bus Damri
LAKA TEWAS- Kanit Laka Lantas Polresta Palangka Raya Ipda Eko saat menunjukkan motor korban. TABENGAN/FERRY WAHYUDI
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Diduga mengalami slip dan terjatuh saat berkendara, Gregory Dwi Meilinda (18), mahasiswi asal Kota Palangka Raya tewas tergilas Bus Damri yang melintas. Peristiwa itu terjadi di Jalan Mahir Mahar, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Selasa (12/1/2021) malam pukul 19.00 WIB.

Kecelakaan maut bermula saat Bus Damri Mercedes Bens KH 7604 AI yang dikemudikan Purnomo (38) warga Jalan Tjilik Riwut Km 10, Palangka Raya, berpenumpang 10 orang meluncur di Jalan Mahir Mahar dari arah Terminal AKAP WA Gara menuju Jalan Tjilik Riwut Km 10 dengan tujuan Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat.

Usai berjalan hampir satu kilometer dari terminal, dari arah berlawanan meluncur korban yang diketahui warga Jalan Panenga Raya V, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter MX KH 3493 TI.

Mendekati bus, korban yang menggunakan sepeda motor tiba-tiba mengalami slip dan membuatnya terjatuh ke tengah jalan. Karena posisi yang sudah dekat, bus pun tak mampu menghindar dan menabrak korban yang ada di tengah jalan.

Korban sempat dilarikan ke RS Siloam Palangka Raya, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 20.48 WIB.

Kasat Lantas Polresta Palangka Raya Kompol Anang Hardianto melalui Kanit Laka Ipda Eko menerangkan, sejauh ini sudah ada 3 saksi mata yang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik. Dari keterangan saksi diperoleh bahwa korban terjatuh dari sepeda motor sebelum tertabrak bus yang ada di depannya.
“Guna pemeriksaan lebih lanjut, Bus Damri dan sepeda motor sudah kita amankan di Polresta Palangka Raya. Sopir bus kita mintai keterangan, termasuk para penumpang yang ada di dalamnya. Masih pendalaman sejauh ini,” katanya saat dikonfirmasi Tabengan, Kamis (14/1) siang.

Ia menyebutkan, saat kejadian kondisi cuaca tengah hujan gerimis dengan lokasi gelap karena tidak ada lampu penerangan jalan. Korban mengalami luka berat di area badan sebelah kanan karena tertabrak bus.

Menyikapi kejadian tersebut, ia pun mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara di tengah cuaca penghujan saat ini. Kewaspadaan patut ditingkatkan saat berada di jalan raya. Di antaranya dengan tidak memacu kendaraan terlampau cepat dan memeriksa kesiapan fisik kendaraan sebelum berada di jalan raya.

“Sejumlah kecelakaan terjadi saat musim penghujan di Kota Palangka Raya. Kita mewanti-wanti pengendara untuk selalu hati-hati saat di jalan. Di tengah hujan kondisi aspal memungkinkan membuatnya licin dan rawan kecelakaan karena ban yang slip,” imbaunya. fwa

iklan atas

Pos terkait

iklan atas