JABAT KARUTAN PALANGKA RAYA- Suwarto Fokus Taget WBK dan Pencegahan Narkoba

  • Whatsapp
JABAT KARUTAN PALANGKA RAYA- Suwarto Fokus Taget WBK dan Pencegahan Narkoba
FOTO BERSAMA - Kepala Rutan Palangka Raya, Suwarto, foto bersama pejabat lama Akhmad Zaenal Fikri dan kepala UPT Pemasyarakatan usai sertijab. ISTIMEWA
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Mantan Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Pangkal Pinang, Suwarto, resmi menjabat sebagai Kepala Rutan Palangka Raya Kelas IIA Palangka Raya. Prosesi serah terima jabatan (Sertijab) dari pejabat lama Akhmad Zaenal Fikri yang dipindahkan menjadi Kepala LPKA Mataram, berlangsung di halaman belakang Rutan Kelas IIA Palangka Raya, Rabu (13/1/2021) pagi.

Sertijab Kepala Rutan turut dihadiri perwakilan Kanwil Kemenkumham Kalteng, Wakil Ketua DPRD Kota Palangka Raya Wahid Yusuf, BNNP Kalteng, Polresta Palangka Raya, Kejati Kalteng, Kejari Palangka Raya dan sejumlah kepala UPT Pemasyarakatan.

Mengawali penugasan sebagai Kepala Rutan Palangka Raya, Suwarto menegaskan akan bekerja semaksimal mungkin dalam mencegah peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan. Dalam hal ini pihaknya akan rutin melakukan razia-razia pencegahan peredaran narkoba yang sering dilakukan menggunakan handphone.

“Kita akan menginvestigasi WBP mana yang berpotensi mengulangi lagi perbuatannya. Akan kita cegah, tangkal dan ditangani semaksimal mungkin. Ini komitmen kita Bersama,” ucapnya. Selain itu, ia juga menekankan akan kembali menargetkan  untuk mencapai predikat WBK yang sebelumnya gagal karena survey IKM yang masih rendah. Raihan WBK dan zona integritas merupakan komitmen Kemenkumham RI. “Itu mungkin target kita kedepan. Mudah-mudahan kita bisa mewujudkan target dari kementerian yakni satuan kerja dengan Raihan zona integritas,” tuturnya.

Sedangkan pejabat lama, Akhmad Zaenal Fikri, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kota Palangka Raya, dan Forkopimda atas Kerjasama yang berjalan dengan baik. Ke depan Ia berharap pemerintah bisa memberikan perhatian lebih lagi kepada para WBP yang ada di Rutan Palangka Raya.

“Sejatinya proses pembinaan itu dimaksudkan agar mereka bisa Kembali ke masyarakat dan menyadari kesalahannya. Saya berharap pengganti saya bisa melanjutkan Kerjasama yang sudah ada dan Kota Palangka Raya menjadi lebih baik lagi ke depannya,” harapnya.  fwa

iklan atas

Pos terkait

iklan atas