Vaksin Memberikan Rasa Aman bagi Pariwisata

  • Whatsapp
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Tengah (Disbudpar Kalteng) Guntur Talajan
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Tengah (Disbudpar Kalteng) Guntur Talajan, menyambut positif dengan hadirnya vaksin Covid-19. Namun demikian, masyarakat perlu diingatkan bahwa ini adalah Vaksin, bukan obat. Artinya, pola hidup sehat, dan menerapkan protokol kesehatan merupakan hal yang tidak boleh ditinggalkan.

Protokol kesehatan, lanjut Guntur, bukan lagi menjadi hal baru bagi kita, tapi sudah menjadi kebiasaan dalam hidup. Baik sekarang ini, ataupun mungkin saat pandemi berakhir. Hadirnya Vaksin, tentu memberikan angin segar bagi sektor pariwisata. Minimal, adanya Vaksin memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung wisata.

“Tetap saja, vaksin hanya upaya mencegah. Sekarang ini adanya Vaksin wajib didukung dengan penerapan protokol kesehatan dengan lebih ketat. Memakai masker, mencuci tangan, tidak berkerumun, dan berdoa tetap wajib dijalankan oleh semua orang. Objek wisata wajib untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, meskipun Vaksinasi sudah dilakukan,” kata Guntur, Kamis (7/1/2021) di Palangka Raya.

Mantan Kepala Dinas Sosial serta Dinas Pendidikan Kalteng ini juga meminta, masyarakat tetap secara disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Pariwisata, meskipun hadirnya vaksin tidak dapat serta merta dibuka seperti layaknya pariwisata sebelum ada pandemi Covid-19. Pariwisata yang dibuka tetap menjalankan protokol kesehatan.

Vaksin yang sudah hadir, kata Guntur, semoga memberikan rasa aman bagi kita semua. Minimal, pariwisata di Kalteng dapat kembali bergairah dengan hadirnya vaksin. Sesuai petunjuk pemerintah pusat, sekarang ini masih belum menerima kunjungan wisatawan ataupun warga negara asing (WNA) yang berkunjung ke Indonesia.

Fokus sekarang, ungkap Guntur, bagaimana bersama-sama membangkitkan potensi wisata yang ada di wilayah masing-masing, ditengah kondisi yang dihadapi sekarang ini. Disbudpar Kalteng dalam kapasitas hanya memberikan pembinaan dan bimbingan. Sementara terkait boleh tidaknya objek wisata dibuka, menjadi kewenangan satgas Covid-19.ded

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas