DPRD Berharap Wacana Pembangunan Kereta Api Dilanjutkan

  • Whatsapp
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Bidang Infrastruktur dan Prasarana H Jubair Arifin
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Kalangan DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mendukung realisasi pembangunan rel kereta api, yang sebelumnya sempat dibahas oleh pihak legislatif dan eksekutif Kalteng. Namun kelanjutan pembahasan tersebut terpaksa tertunda, karena adanya perbedaan nomenklatur serta dampak dari Pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 sejak awal tahun 2020 lalu.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, yang membidangi infrastruktur dan prasarana H Jubair Arifin, saat dibincangi Tabengan, di gedung dewan, Jumat (8/1/2021).

“Memang sebelumnya sempat kita bahas bersama dengan pihak eksekutif, namun karena adanya perbedaan nomenklatur serta dampak pandemi. Sehingga kelanjutan dari pembahasan tersebut harus tertunda dan saat ini kami sedang menunggu koordinasi dari pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov),” ucap Jubair.

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Lamandau dan Sukamara ini juga mengungkapkan, bahwa dirinya sangat mendukung apabila mega proyek pembangunan rel perkeretaapian bisa dibahas dan direalisasikan pada tahun 2021.

“Apabila memang bisa dilanjutkan, maka sebaiknya dilanjutkan karena adanya kereta api di Kalteng, akan sangat memberikan dampak positif bagi daerah, khususnya di sektor perekonomian,” ujarnya.

Dalam pembahasan sebelumnya, sambung Jubair, kereta api yang rencananya dibangun melewati jalur Puruk Cahu-Bangkuang-Batanjung tersebut, akan difungsikan dalam rangka memudahkan pengangkutan hasil Sumber Daya Alam (SDA).

“Sesuai kesepakatan awal, bahwa kereta api ini nantinya akan difungsikan untuk mengangkut hasil SDA dan tidak menutup kemungkinan kedepannya juga bisa untuk mengangkut penumpang. Jadi kami sekarang menunggu informasi dari pihak Pemprov saja seperti apa kelanjutannya dan harapan kami tahun 2021 ini, pembangunan kereta api di Kalteng bisa terealisasi,” pungkas politisi dari PDI Perjuangan ini. nvd

iklan atas

Pos terkait

iklan atas