Pelabuhan Bahaur dan Batanjung Harus Jadi Penopang Ekonomi

  • Whatsapp
Anggota DPRD Kalteng Dapil V, (Kabupaten Kapuas dan Pulpis) Tomy Irawan Diran
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Keberadaan pelabuhan Bahaur yang terdapat di Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) dan pelabuhan Batanjung di Kabupaten Kapuas bisa menjadi fasilitas untuk menopang ekonomi Kalimantan Tengah (Kalteng), khususnya di wilayah tengah.

Pasalnya, dengan keberadaan dua pelabuhan ini perputaran arus barang dan jasa akan cepat. Sehingga ini juga akan mendukung pertumbuhan ekonomi, khususnya Kalteng dibagian tengah. Oleh sebab itu DPRD Kalteng mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) maupun Kabupaten, agar segera memaksimalkan keberadaan kedua pelabuhan tersebut.

Menurut Anggota DPRD Kalteng dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, meliputi Kabupaten Kapuas dan Pulpis Tomy Irawan Diran, apabila kedua pelabuhan tersebut dapat difungsikan secara maksimal, maka akan menopang kelancaran arus transportasi barang dan jasa. Sehingga tidak lagi tergantung dengan pelabuhan provinsi tetangga, dalam arti membuka serta mendukung peningkatan perekenomian masyarakat.

“Kami harapkan pemerintah memaksimalkan pengelolaan dua pelabuhan yakni Bahaur dan Batanjung.  Sebab kalau hal ini dilakukan, maka akan dapat menopang kelancaran arus transportasi barang dan jasa, sehingga tidak lagi tergantung dengan pelabuhan provinsi tetangga, ini juga akan menjadi penopang ekonomi masyarakat,” kata Tomy, saat dibincangi Tabengan, di gedung dewan, beberapa waktu lalu.

Dia juga berharap sarana dan prasarana penunjang utamanya jalan ke akses pelabuhan harus baik dan lancar, sehingga masyarakat dapat tertarik menggunakan dua pelabuhan tersebut. “Dua pelabuhan tersebut letaknya sangat strategis. Kalau bisa dimanfaatkan dengan maksimal, maka perekonomian masyarakat kita disana akan semakin baik. Kendalanya selama ini adalah kondisi jalan yang belum memadai. Kalau jalan sudah baik dan lancar, maka pasti masyarakat akan memilih dua pelabuhan ini ke luar pulau, utamanya jalur barang dan jasa, karena lebih dekat, dibanding harus ke pelabuhan Trisakti Banjarmasin,” terang politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Dikatakan, keberadaan dua pelabuhan tersebut dapat menopang jalur perekonomian di wilayah Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau serta Kalteng pada umumnya. “Berkaca dengan daerah lain dimana pelabuhan dikelola dan dimanfaatkan maksimal, roda perekonomian masyarakat di sekitarnya akan tumbuh dengan baik. Sekali lagi kami mendesak agar dua pelabuhan tersebut menjadi prioritas pemerintah daerah dalam rangka menyediakan sarana dan prasarana pendukung kegiatan pelabuhan,” harapnya.

Seperti diketahui bahwa jalan lintas Palangka Raya menuju pelabuhan Bahaur sepanjang 80 kilometer terus dilakukan upaya perbaikan dan peningkatan sebab jalan itu menjadi salah satu akses utama transportasi orang dan barang di wilayah Kalteng. “Untuk akses sepanjang 40 kilometer jalan ke lokasi Pelabuhan Bahaur yang terkoneksi dengan sembilan kabupaten juga terus digenjot pembangunnya,” pungkasnya. sgh

iklan atas

Pos terkait

iklan atas