Komisi III Dukung Realisasi Pembangunan Panti Bina Laras

  • Whatsapp
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Bidang Kesra, Hj Siti Nafsiah
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Kalangan DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mendukung rencana pembangunan Panti Bina Laras, dimana kedepannya panti tersebut akan dikelola langsung oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kalteng dan difungsikan sebagai pusat rehabilitasi masyarakat yang mengalami gangguan kejiwaan pasca perawatan.

Hal ini diungkapkan, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, yang membidangi Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Hj Siti Nafsiah, saat dikonfirmasi Tabengan, melalui pesan WhatsApp, Rabu (06/01/2021).

“Komisi III DPRD Kalteng sangat mendukung adanya rencana pembangunan panti Bina Laras, yang akan dikelola langsung oleh Dinsos dan rencananya akan direalisasikan pada tahun 2021 ini,” ucapnya.

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas (Gumas) dan Kota Palangka Raya ini juga menjelaskan, selain menjadi pusat rehabilitasi bagi pasien dengan gangguan kejiwaan. Pembangunan panti Bina Laras, pada dasarnya ditujukan untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu.

“Nantinya setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalawa Atei, para penderita gangguan jiwa  setelah memasuki fase penyembuhan, akan dipindahkan ke panti Bina Laras untuk mendapatkan rehabilitasi. Bahkan mereka juga dilatih keterampilan agar dapat berbaur dengan masyarakat. Hal ini jelas meringankan beban masyarakat kurang mampu, apalagi terkadang banyak pasien-pasien yang sudah sembuh sering ditelantarkan oleh keluarganya dengan alasan ekonomi atau alasan lainnya,” terang Srikandi dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) ini.

Dikatakan, dengan didirikannya panti Bina Laras ini, kedepannya masyarakat tidak perlu membawa sanak atau keluarga yang mengalami gangguan jiwa keluar daerah. Mengingat panti  yang rencananya dibangun di wilayah Tangkiling tersebut memiliki kapasitas penampungan yang sangat besar.

“Selama ini, bila kuota penampungan di RSJ Kalawa Atei penuh, maka masyarakat yang mampu dari segi perekonomian, akan membawa sanak atau keluarganya yang mengalami gangguan jiwa ke keluar daerah untuk mendapat perawatan seperti ke Kalimantan Selatan (Kalsel) atau daerah lainnya. Namun lain halnya dengan masyarakat kurang mampu, sehingga adanya panti Bina Laras ini tentunya menjadi solusi bagi masyarakat mengingat kapasitas penampungannya yang sangat besar,” pungkas Wakil Ketua DPD Partai GOLKAR Prov KalTeng yang juga adalah Sekretaris PMI Kalteng ini. nvd

iklan atas

Pos terkait

iklan atas