Apresiasi DAD Kalteng untuk Kapolda Kalteng

  • Whatsapp
APRESIASI  - Ketua Harian DAD Kalteng Andrie Elia Embang  saat bersama Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedy Prasetyo dalam sebuah kegiatan. ISTIMEWA
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Selama ini Kalimantan Tengah (Kalteng) selalu berjuang agar mampu menempatkan putra putri terbaiknya diberbagai sektor. Tidak itu saja, elemen masyarakat yang terbentuk di Kalteng berjuang dan berupaya agar masyarakat Kalteng jangan sampai terpinggirkan, justru menjadi pelaku dalam berbagai kegiatan, sektor, dan program pemerintah.

Perjuangan tersebut perlahan-lahan membuahkan hasil. Baru-baru ini Kapolda Kalteng mengeluarkan surat No: B/2340/XII/DIK.2.1/2020/RO SDM tentang Permintaan Data Wilayah/Suku Pedalaman dan Data Putra Putri Suku Pedalaman untuk menjadi Animo Peserta Rekrutmen Proaktif Dalam Penerimaan Bintara Polri Tahun Angkatan 2021 tanggal 30 Desember 2020.

Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng Agustiar Sabran, melalui Ketua Harian DAD Kalteng Andrie Elia Embang, menyampaikan terima kasih, apresiasi, dan penghargaan atas keputusan tersebut. DAD Kalteng berupaya membuka kesempatan, dan memberikan peluang kepada putera-puteri Dayak Kalteng untuk dapat ikut serta mengabdikan diri pada instansi TNI/Polri dan birokrasi.

“Sekarang ini putra putri terbaik Kalteng mendapatkan kesempatan yang luas, bagi putera putri Dayak yang berada di pedalaman, mengabdi menjadi anggota Polri. Kami dari segenap kalangan masyarakat adat Dayak Kalteng, menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran institusi Polri, khususnya bapak Kapolri, karena dalam rekrutmen anggota Polri di Polda Kalteng, memberikan kesempatan yang lebih luas dengan mengutamakan putra putri daerah Kalteng,” kata Elia Embang.

Kebijakan ini, lanjut Elia, langkah yg sangat strategis, dalam rangka menjaga dan merawat NKRI. DAD Kalteng telah melakukan koordinasi, mendata, dan memberikan informasi seluas-luasnya pada masyarakat kita yang berada di pedalaman, mendorong putera puterinya agar dapat segera didata, dan didaftar secara terpadu.

Pendataan, kata Elia, melibatkan DAD kabupaten dan kota, bersinergi dengan polres kabupaten dan kota setempat. Memprioritaskan putra Putri Dayak Kalteng, dapat dijadikan anggota Polri, menunjukkan penghargaan institusi Polri pada kearifan lokal masyarakat adat dayak. Tidak berlebihan kiranya diharapkan, proses rekrutmen yang dilaksanakan selain diberikan kelonggaran, berupa persyaratan standar, kiranya DAD Kalteng secara kelembagaan dapat dilibatkan dalam pemberian rekomendasi bagi putra putri Dayak yang ingin menjadi anggota Polri.

Harapannya, jelas Elia, benar-benar terpilih putra putri Dayak yang benar-benar memahami budaya Huma Betang, Belom Bahadat, serta kearifan lokal lainnya. Bertugas sebagai anggota Polri di tengah masyarakat Kalteng dapat menjadi teladan dan lebih cepat memahami persoalan kultur budaya setempat. Calon yang didatakan sebagai calon peserta Rekpro Sub Jalur Wilayah atau Suku Pedalaman dapat sesuai dengan syarat dan kategori disebut sebagai Wilayah atau Suku Pedalaman.

Putera Putri Dayak, ungkap Elia, di daerah-daerah yang tidak masuk dalam kategori tertinggal, dapat juga mendapatkan kesempatan yang sama. DAD Kalteng secara berjenjang akan memberikan rekomendasi, dengan melihat tingkat kemampuan akademik, pemahaman serta peran serta keaktifannya dalam menjaga dan memelihara kearifan lokal baik adat isitiadat serta seni budaya Dayak Kalteng.ded

iklan atas

Pos terkait

iklan atas