REFLEKSI AKHIR TAHUN DPD RI- Teras: Bukan saatnya Menginjak Rem, tapi Atur Gas

  • Bagikan
REFLEKSI- Kegiatan refleksi akhir tahun 2020 bersama anggota DPD RI Agustin Teras Narang di ruang pertemuan Hotel Neo Palma, Selasa (29/12/2020). TABENGAN/ADINATA

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Menghadapi tantangan di tahun 2021, Senator DPD RI Agustin Teras Narang mengharapkan agar pemerintah dan semua pihak terkait tidak menginjak rem, melainkan terus berjalan. Namun demikian, Teras tetap ingatkan untuk mengatur gas sesuai kondisi yang ada.

Terlebih dalam menghadapi serangan pandemi Covid-19, yang tentunya semua berdampak bagi semua bidang kehidupan. Khususnya aktivitas perekonomian harus tetap berjalan, sehingga masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Bukan saatnya menginjak rem, tetapi bagaimana mengatur gas, apakah pelan atau tancap gas,” pesan Teras dalam kegiatan refleksi akhir tahun 2020 melalui virtual di ruang pertemuan, Hotel Neo Palma Palangka Raya, Selasa (29/12/2020).

Kegiatan ini juga diikuti Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, Bupati Katingan Sakariyas, mantan Wakil Gubernur Kalteng Nahson Taway, mewakili Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Provinsi Kalteng, sejumlah camat dan kepala desa di Provinsi Kalteng.

Teras juga mengakui tantangan yang dihadapi di tahun mendatang memang tidak mudah, salah satunya revolusi industri 4.0. Namun, berbagai tantangan tersebut harus dihadapi dengan semangat kebersamaan dan sinergi, baik antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, bahkan hingga kecamatan dan desa.

Senator Kalteng ini mengingatkan semua pihak tidak lagi melakukan pekerjaan yang biasa-biasa saja, melainkan terus melakukan terobosan dan inovasi dalam membangun bangsa dan negara, terlebih pembangunan daerah yang lebih baik.

“Terpenting kita harus terus siap dengan segala kondisi yang ada meski dengan berbagai keterbatasan. Misalnya keterbatasan sumber daya manusia (SDM), keterbatasan anggaran dan lainnya,” sebut dia.

Mantan Gubernur Kalteng dua periode ini mengajak semua pihak dalam menyongsong tahun 2021, tetap dengan semangat yang terus berkobar, saling bekerja sama dan bergotong royong dalam membangun Kalteng yang makin maju dan sejahtera.

Dalam kesempatan itu, Bupati Gumas Jaya S Monong mengaku pandemi Covid-19 begitu memengaruhi program pembangunan di wilayah Gumas. Anggaran-anggaran yang ada dipangkas untuk membantu penanganan pandemi, sehingga banyak yang belum dilaksanakan.

Menurut Jaya, setidaknya ada 4 poin tantangan dalam pembangunan desa. Pertama, rendahnya kualitas SDM pedesaan. Kedua, jaringan komunikasi antar desa, kecamatan dan kabupaten masih kurang. Ketiga, perlunya peningkatan percepatan pembangunan infrastruktur. Keempat, tidak seluruh desa memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMdes).

“Namun, dengan sinergi pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota kita berharap tetap dapat melaksanakan pembangunan di tahun depan,” ujarnya. adn

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *