Penularan Covid-19 Turun, Kematian Meningkat

  • Whatsapp
Ketua Umum PAEI Cabang Provinsi Kalimantan Tengah Rini Fortina SKM MKes
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM Ketua Umum Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Cabang Provinsi Kalimantan Tengah Rini Fortina SKM MKes mengungkapkan, penularan kasus baru Covid-19 di Kalteng mengalami penurunan, namun kasus kematian mengalami sedikit peningkatan.

Disebutkan, minggu ini sudah masuk ke penurunan angka kasus penularan. Begitu juga dengan indikator lainnya, dari puncak kasus Covid-19 di Kalteng 3 minggu yang lalu, potensi penularan dari Reproduction Number (RT) juga sudah turun di bawah angka 1.

“Di mediannya itu sudah nilai 0 selama 2 hari ini. Artinya potensi penularannya mengecil terus, tapi memang masih belum aman. Kalau disebut aman itu posisi angka 0 sudah terkendali dan aman dengan nilai RT di bawah angka 1 selama 14 sampai 21 hari stabil dan konsisten. Ini kan baru 2 hari, sementara beberapa kabupaten angka RT masih di atas angka 1,” kata Rini, Senin (28/12/2020).

Namun sebaliknya, lanjut dia, angka kematian naik meskipun tidak banyak. Pada kasus tertentu, penderita yang kena Covid-19 orang dengan penyakit penyerta (komorbid) dan masa inkubasinya cepat, sehingga kalau terlambat bertindak, maka yang ada adalah munculnya kematian. Orang komorbid yang kena Covid-19 biasanya ditangani secara bertahap dan tidak boleh lengah.

Menurut Rini, kalau melihat dari upaya pemerintah, selama ini sudah melakukan berbagai macam cara agar masyarakat tidak membuat kerumunan. Seperti penutupan tempat wisata pada saat libur, kemudian mau liburan ke daerah lain harus menyertakan sejumlah hasil tes bebas Covid-19.

Melihat upaya dari pemerintah ini, Rini berharap tidak ada lagi penularan kasus baru dan penambahan kasus secara signifikan. Sementara setelah libur Natal selesai, hasilnya akan dilihat selama 7 hari ke depan. Paling cepat dalam 4 hari ke depan, akan terlihat angka penularannya. Jika masih bertahan di angka 0, artinya tidak ada penularan baru.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng dr Suyuti Syamsul menyampaikan, pada dasarnya protokol kesehatan masih sangat ampuh untuk mengatasi Covid-19, termasuk mencegah virus Corona dengan varian baru yang ditemukan di beberapa negara.

“Antisipasi Pemprov tidak pernah jauh pada prokes, pembatasan perjalanan dinas, sterilisasi lingkungan kerja. Saat ini belum bisa dikatakan baik meskipun angka kesembuhan sudah lebih tinggi dari konfirmasi positif,” kata Suyuti.

Menurut Suyuti, saat ini hampir semua yang positif merupakan temuan tracing. Tim di lapangan sangat aktif melakukan tracing di kabupaten dan kota. Seluruh kontak erat di-tracing, bahkan yang bukan kontak erat. Kemudian target 1.000 tes per 1 juta penduduk per minggu, Kalteng sudah melampauinya. yml

iklan atas

Pos terkait

iklan atas