Sopir Fortuner Mabuk Miras, Tabrak 4 Kendaraan

  • Bagikan
LAKA BERUNTUN – Tampak kondisi kendaraan yang terlibat kecelakaan di Kota Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar), Minggu (27/12/2020). ISTIMEWA

PANGKALAN BUN/TABENGAN.COM – Warga Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), dihebohkan dengan kejadian mobil Toyota Fortuner yang terlibat beberapa kali kecelakaan pada Minggu (27/12/2020) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Mobil Fortuner dengan plat polisi KH 1268 GP itu, menabrak hingga empat kendaraan, dua kendaraan roda empat dan dua kendaraan roda dua.

Yang paling sadis saat menabrak mobil Mitsubishi jenis Xpander dengan plat polisi D 1244 VBP, hingga terbalik di depan Pos Polisi yang ada di Bundaran Pancasila, Kecamatan Arut Selatan. Sang supir mobil Fortuner yang berusaha melarikan diri ke arah Kumai, bahkan menabrak pos jaga di wilayah TNI AU Iskandar Pangkalan Bun.

Kejadian yang menghebohkan itu terjadi saat masyarakat tengah bersantai di sekitar Bundaran Pancasila Pangkalan Bun. Warga pun langsung mendekati tempat kejadian perkara. Mobil Xpander terbalik, sementara 4 orang yang ada di dalam kendaraan Xpander mengalami luka-luka.

Setelah menabrak Xpander, supir Fortuner melarikan diri melalui jalur Auri, begitu sampai di depan Pos jaga, petugas pun berusaha untuk mencegah. Namun mobil Fortuner langsung menabrak sebuah sepeda motor milik petugas TNI AU di depan Pos jaga.

Seorang saksi mata bernama Soewardi mengatakan, sopir Fortuner merupakan warga Kumai Hilir , yang sebelumnya menabrak seorang pengendara sepeda motor di Jalan HM Rafii, tepatnya di depan Pangkalan Bun Park.  Pelaku berhasil diamankan oleh warga dan petugas TNI AU.

Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Devy Firmansyah didampingi Kasat Lantas AKP Feriza Winanda Lubis dalam pres rilisnya pada Senin (28/12), mengatakan telah mengamankan sopir Fortuler berisial R, berikut barang bukti. Pelaku dalam keadaan mabuk miras sehingga tak bisa mengontrol diri.

“R ini sebelum menabrak kendaraan jenis Xpander dengan plat polisi D 1244 VBP di Bundaran Pancasila, juga menabrak 2 buah sepeda motor dan mobil jenis inova warna silver. Jadi berdasarkan keterangan baik teman pelaku dan korban, ada 3 tempat kejadian perkara,” kata Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah.

Kapolres pun menjelaskan, awalnya R bersama kedua temannya berjalan dari pasar Planggan Sambi dan sempat menabrak sepeda motor jenis speccy. Kedua teman pelaku sempat menolong korban yang mengendarai sepeda motor speccy. Setelah itu, R menabrak kendaraan jenis inova dari bagian belakang.

Setelah menabrak inova, R kemudian kembali menabrak sepeda motor jenis Vario, dan terakhir menabrak kendaraan jenis Xpander yang ditumpangi 4 orang.  “Petugas kami telah melihat kondisi semua korban, dimana semua korban dalam keadaan sehat dan sudah meninggalkan rumah sakit,” ujar Devy.

Saat menabrak Xpander di Bundaran Pancasila, kedua teman pelaku sempat loncat ke luar karena merasa khawatir R tidak seimbang dalam membawa mobil. “Kedua teman pelaku ini loncat keluar mobil setelah pelaku menabrak Xpander, kemudian R melarikan diri dari Jalan Iskandar Pangkalan Bun menuju komplek TNI AU. Petugas langsung melakukan komunikasi, dan begitu sampai di pos penjagaan pertama meski sudah di pasang portal, R malah menabrak portal yang ada,” kata Devy Firmansyah.

R juga bahkan sampai menabrak kendaraan sepeda motor milik petugas TNI AU yang tengah bertugas di pos jaga depan makam abadi, yang akhirnya R pun berhasil diamankan di wilayah Desa Pasir Panjang atau sekitar komplek DPRD. “Pelaku telah di lakukan test urine dan hasilnya negatif. Sampai tadi siang pelaku baru sadar, dan dia benar-benar tidak sadar atas perbuatannya tersebut, pelaku terpengaruh minum keras sehingga tidak stabil saat mengendarai,” ujar Kapolres.  Pelaku akan dijerat Pasal 310 ayat 2 jo pasal 229 ayat 3 no 22 tahun 2019 dan Pasal 312 jo 231 ayat (1) hurup a b dan c UU No 22 tahun 2009.  c-uli

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *