COVID-19- RSDS Diminta Tingkatkan Sarana Perawatan Paru

  • Bagikan
Wakil Ketua DPRD Kalteng Faridawaty Darland Atjeh

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia khususnya Kalimantan Tengah (Kalteng), berdampak pada banyak hal. Salah satunya adalah pelayanan kesehatan di rumah sakit. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus Palangka Raya menjadi tulang punggung awal dalam penanganan Covid-19 di Kalteng, bersama dengan RSUD lainnya.

Wakil Ketua DPRD Kalteng Faridawaty Darland Atjeh menceritakan, terpapar Covid-19 memang tidak menjadi kehendak siapapun. Tidak itu saja, terpapar virus berbahaya ini tentu sangat tidak diharapkan oleh siapapun. Sebab itu, setiap orang wajib dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan sebaik mungkin.

Penerapan protokol kesehatan, lanjut srikandi Partai NasDem ini, upaya sederhana yang bisa dilakukan sekarang ini untuk mencegah terpaparnya virus tersebut. “Langkah ini adalah sederhana dan murah, yang seharusnya ditaati masyarakat dengan disiplin. Semakin disiplin, diharapkan penularan terhadap Covid-19 dapat ditekan serendah mungkin,” kata Faridawaty kepada Tabengan, Senin (28/12).

Hal lain kata dia, yang tidak kalah penting adalah pelayanan kesehatan bagi mereka yang sudah terpapar Covid-19. Sarana prasarana yang paling utama adalah peralatan untuk penanganan paru.

Dijelaskan, selama terpapar Covid-19, dia mendapatkan penanganan oleh RS swasta yang ada di Palangka Raya. Ada begitu banyak hal yang dapat menjadi masukan, sehingga RS Doris Sylvanus Palangka Raya dapat terus berkembang. Tidak saja masalah sarana dan prasarana, tapi juga terkait dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang melayani pasien.

Peralatan penunjang untuk penanganan paru, kata Faridawaty, item yang sangat penting untuk ditingkatkan di RS Doris Sylvanus Palangka Raya, maupun RSUD lainnya yang ada di Kalteng.

“Saat terpapar Covid-19, paru merupakan yang paling dirasakan dampaknya, disamping hilangnya indra penciuman dan pengecap. Berkat penanganan cepat, ditunjang sarana prasarana memadai, dan SDM yang berkualitas, maka cepat pulih,” ungkapnya.

Peningkatan sarana inilah, kata dia diharapkan dapat dilakukan RS Doris Sylvanus, demi memberikan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat. Terlebih, pandemi ini tidak bisa diketahui kapan akan berakhir, adanya sarana dan prasarana yang lebih baik dalam penanganan paru, tentu memberikan solusi lebih baik dalam penanganan kedepannya. ded

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *