DAD Kalteng Ajak Berdoa untuk Keselamatan Bangsa

  • Whatsapp
DAD Kalteng Ajak Berdoa untuk Keselamatan Bangsa
DAD KALTENG – DAD Kalteng saat melaksanakan press release bersama dengan awak media di Kantor DAD Kalteng, Palangka Raya, Selasa (22/12/2020) TABENGAN/YULIANUS
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Beberapa hari ke depan, seluruh dunia akan merayakan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Kondisi dunia, termasuk Indonesia, bahkan Kalimantan Tengah (Kalteng) yang masih dalam pandemi Covid-19, maka semua elemen menyerukan untuk menggelar acara sederhana dan tidak mengumpulkan masa demi mencegah penyebaran virus Corona lebih luas.

Imbauan juga disampaikan Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng dalam menyambut Natal dan Tahun Baru. Ketua Harian DAD Kalteng Andrie Elia Embang bersama Sekretaris DAD Kalteng Yulindra Dedy, Pengurus DAD Kalteng Guntur Talajan, Pangkalima Batamad Yuandrias, bersama dengan jajaran Damang, mantir dan para anggota Batamad, menggelar jumpa pers terkait imbauan Natal dan Tahun Baru, Selasa (22/12/2020).

Ketua Harian DAD Kalteng Andrie Elia Embang dalam rilis yang dibacakan Pangkalima Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) Kalteng Yuandrias menyerukan, upaya menekan dan memutus rantai penyebaran Covid-19, seluruh kelembagaan adat Dayak di Kalteng bersama masyarakat Kalteng, baik itu tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dapat turut serta berperan aktif melakukan sosialisasi dan edukasi pencegahan Covid-19.

“Mengajak masyarakat Kalteng dalam merayakan malam pergantian Tahun Baru 2021 dengan tidak melakukan acara ataupun kegiatan yang melanggar protokol kesehatan. Menggantinya dengan kegiatan yang positif seperti tinggal di rumah, berdoa untuk keselamatan bangsa Indonesia,” kata Elia Embang.

Kapakat dan Karakat atau Persatuan dan Kesatuan, lanjut Elia Embang, yakin dan percaya Kalteng akan senantiasa aman, tertib dan damai. Bersama kita menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Kalteng, Bumi Tambun Bungai Bumi Pancasila. Penerapan protokol kesehatan secara ketat, baik dengan menggunakan pendekatan kearifan lokal dan bahasa yang dapat dipahami dengan mudah oleh masyarakat.

Jelang libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 bersinergi dengan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan selalu menerapkan 4 M seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta menunda dan atau lebih selektif dalam melakukan perjalanan terlebih ke daerah-daerah yang rawan penularan Covid-19. ded

iklan atas

Pos terkait

iklan atas