UMPR dan BPJamsostek Tanda Tangani Nota Kesepakatan

  • Bagikan
KERJA SAMA - Rektor UMPR Sonedi dan Kepala BPJamsostek Palangka Raya Royyan Huda tandatangani nota kesepahaman kerja sama di UMPR. ISTIMEWA

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) dan BPJamsostek menandatangani nota kesepahaman kerja sama antara kedua pihak, Jumat (18/12). Kerja sama yang ditandatangani oleh Rektor UMPR Sonedi dan Kepala BPJamsostek Cabang Palangka Raya Royyan Huda yang digelar di kantor UMPR di Palangka Raya.

Kepala BPJamsostek Cabang Palangka Raya Royyan Huda dalam kesempatan tersebut mengapresiasi UMPR, karena peduli dengan keselamatan dan perlindungan jaminan sosial untuk mahasiswa yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

“Ini juga merupakan dukungan dari BPJamsostek di Bidang Pendidikan dalam mensukseskan Kurikulum Kampus dari Kementerian Pendidikan, saat ini dengan menerapkan Kampus Merdeka Belajar, dimana mahasiswanya juga dibekali  dengan ilmu best practice melalui kegiatan magang atau KKN baik di lapangan maupun di perkantoran, dalam kerangka persiapan pra kerja dengan mengenalkan para mahasiswa ke lingkungan pekerjaaan, agar nantinya setelah mereka menyelesaikan studinya langsung dapat bekerja yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan jenis pekerjaan yang dibutuhkan di dunia kerja saat ini,” kata Royyan.

Para mahasiswa, lanjut Royyan, nantinya  didaftarkan untuk ikut dua program BPJamsostek yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Dipaparkan Royyan, manfaat Program JKK adalah pemberian kompensasi dan rehabilitasi bagi tenaga kerja yang mengalami kecelakaan, yaitu pada saat mulai berangkat kerja sampai kembali ke rumah atau menderita penyakit akibat hubungan kerja. Iuran untuk JKK ini dibayarkan sepenuhnya oleh perusahaan/kampus , yang nilainya 0,24 persen hingga 1,74 persen sesuai dengan risiko/kelompok usaha.

“Manfaat yang diberikan JKK, antara lain pelayanan kesehatan, santunan berupa uang, program kembali bekerja, berupa pendampingan mulai dari peserta masuk perawatan di rumah sakit sampai peserta tersebut dapat kembali bekerja dan lain sebagainya. Sedangkan manfaat Program JKM adalah jaminan yang diperuntukkan bagi ahli waris dari peserta program BPJamsostek yang meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja,” ujar Royyan.

Sementara itu, Rektor UMPR, Sonedi sangat menyambut baik adanya kerja sama dengan BPJamsostek. Menurut dia, UMPR memiliki konsern untuk Pelaksanaan Pendidikan, Pelaksanaa Penelitian dan pengabdian kepada  masyarakat.

“Kami bersyukur dan berterima kasih pada BPJamsostek, kerja sama yang terlaksana hari ini dan menurut kami sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Semangat dan karakter untuk bisa mengatasi persoalan di masyarakat dengan kerja nyata tak hanya dalam jurnal saja sepertinya memang cocok dengan MoU bersama BPJamsostek ini,” terangnya. dsn

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *