151,27 Gram Sabu untuk Malam Tahun Baru Disita

  • Bagikan
PENGUNGKAPAN KASUS - Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin saat ekspos pengungkapan kasus narkoba, Senin (21/12/2020). TABENGAN/ARBIT
  • Dua Bandar Diamankan, Sabu dari Kalbar Gagal Edar

SAMPIT/TABENGAN.COM – Aparat Satuan Narkotika dan Obat-obatan Berbahaya (Satnarkoba) Polres Kotawaringin Timur berhasil menggagalkan peredaran narkoba untuk perayaan malam pergantian tahun seberat 151,27 gram, Jumat (18/12/2020) sekitar pukul 17.00 WIB.  Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua orang tersangka yaitu Irfansyah (25) dan Febri Maulana (21). Keduanya disergap polisi saat naik sepeda motor di Jalan SMP RT 025 RW 002 Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kotim.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin saat ekspos pengungkapan kasus, Senin (21/12/2020) mengungkapkan, terungkapnya kasus ini bermula saat anggota Satnarkoba mendapatkan informasi bahwa tersangka sering mengedarkan narkotika jenis sabu.  Kemudian dilakukan penyelidikan dan kedua tersangka disergap saat melintas  di Jalan SMP RT 025 RW 002 Kelurahan Baamang Barat.

Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan 2 buah plastik klip berisi butiran kristal yang diduga sabu di dalam kotak teh warna kuning, dibungkus selembar kantong plastik warna hitam,  yang berada di kantong kiri sepeda motor Yamaha NMax warna hitam hitam KH 5662 NT.  Selain itu, dari penangkapan kedua tersangka juga diamankan beberapa buah ponsel.

“Narkoba ini rencananya akan dijual untuk malam tahun baru. Kalau dilihat dari jumlah barang, mereka ini sudah tergolong bandar,” jelas Kapolres, didampingi Waka Polres Kompol Abdul Aziz Septiadi dan Kasat Resnarkoba Iptu Arasi.  Barang bukti narkoba tersebut, lanjut Kapolres berasal dari Kalimantan Barat. “Pengungkapan kasus ini adalah kado akhir tahun,” tambah Kapolres.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (2)  Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara. c-arb

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *