Tahun Baru 2021 Tanpa Pesta Kembang Api

  • Bagikan
APEL - Kapolda Kalteng, Irjen Pol Dedi Prasetyo bersama Sekda Kalteng, Fahrizal Fitri dan Danrem Brigjen TNI Purwo Sudaryanto saat berbincang usai apel gelar pasukan, Senin (21/12./2020). ISTIMEWA

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Telabang 2020 dalam rangka pengamanan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di wilayah hukum Polda Kalteng, resmi dimulai. Apel gelar pasukan diikuti ratusan personel TNI-Polri, unsur pemuda, Dinas Perhubungan dan Jasa Raharja di Halam Ditsamapta Polda Kalteng, Jalan TJilik Riwut Km 7, Senin (21/12/2020) pagi.

Mengambil tema “Melalui apel gelar pasukan Operasi Lilin Telabang 2020 kita tingkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di tengah pandemi Covid-19”, operasi akan berjalan selama 13 hari ke depan.

Sekda Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri mengatakan, apel gelar pasukan dilakukan untuk mengecek personel dan peralatan berkaitan dengan Operasi Lilin Telabang 2020. Untuk jumlah personel yang dilibatkan sejumlah 1153 orang dari TNI-Polri, kemudian ditambah dari Dishub dan Jasa Raharja hingga berjumlah 1552 orang.

“Personel yang dilibatkan untuk mengantisipasi pengamanan berkenaan dengan tempat-tempat ibadah menghadapi Natal 2020. Kita akan melakukan pengamanan daerah tempat berkumpulnya masyarakat,” ucapnya didampingi Kapolda Irjen Pol Dedi Prasetyo dan Danrem 102 PJG, Brigjen TNI Purwo Sudaryanto.

Fahrizal menegaskan, dalam pelaksanaan ibadah Natal nantinya gereja diharuskan menerapkan protokol kesehatan. Hal ini dimaksudkan agar tidak ada klaster baru pada hari besar keagamaan. Berkenaan dengan pelaksanaan Natal, Satgas Covid 19 telah mengatur tata cara ibadah. Dimana salah satunya tidak boleh melebihi kapasitas yang ditentukan.

“Kemudian untuk perayaan tahun baru sudah pasti kita tiadakan. Tidak ada perayaan baik indoor maupun outdoor, tidak ada pesta kembang api atau musik. Kita berharap masyarakat merayakan tahun baru di rumah masing-masing,” tegasnya. Sedangkan Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Hendra Rochmawan menambahkan, berdasarkan hasil rapat koordinasi bersama BNPB RI, bahwa Kalteng dan Kalsel diminta betul-betul menggenjot penurunan covid-19 di wilayah masing-masing paska pilkada.

“Atas dasar itu maka kepolisian tidak mengijinkan tempat keramaian baik tempat wisata untuk buka. Siapa saja yang melanggar terkait protokol kesehatan maka akan ditindak seusai dengan peraturan yang berlaku,” urainya. fwa   

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *