Konsisten Jalankan Bisnis, Kunci Survive Bank Kalteng

  • Bagikan
Direktur Utama PT Bank Kalteng Yayah Diasmono

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Direktur Utama PT Bank Kalteng Yayah Diasmono mengungkap rahasia sukses Bank Kalteng dapat tetap survive di tengah persaingan dan krisis-krisis yang menimpa dunia perbankan, khususnya saat pandemi ini.

Menurutnya, kunci dari pencapaian yang diraih oleh Bank Kalteng adalah konsistensi. Dia datang ke Kalteng pada pertengahan 2018, kemudian 2019 dengan sebuah kerja keras dan secara konsisten untuk melakukan bisnis, sehingga bisa survive mendapatkan keuntungan 2 digit.

“Jadi kita pilih bisnis itu, apa sih yang cocok buat kita,” ujar Yayah dalam acara Media Update 2020 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dihadiri Manager Operasional BRI Sugeng Prayitno, Kepala BPJamsostek Royyan Huda dan segenap insan pers, Kamis (17/12/2020).

Selanjutnya, dengan mengutip falsafah Jawa, Yayah mengatakan, “Taburlah di mana tempat kamu berada.” Dia melihat Kalteng ini sebenarnya banyak peluang di area perkebunan, selain sektor batu bara dan lain sebagainya. Tapi menurutnya, yang paling menonjol adalah perkebunan dan pertanian.

“Tahun 2019, Bank Kalteng sudah mulai masuk ke area perkebunan yang belum dijamah oleh orang lain. Ternyata pelaku usaha perkebunan dan pertanian adalah nasabah-nasabah Bank Kalteng yang sangat loyal,” paparnya.

Begitu juga di tahun 2020 dan untuk 2021 juga masih sama. Bagaimana cara memilih bisnis di 2021, sebenarnya konsepnya tetap sama. Kalau dilihat dasarnya hanya satu. Jika melihat PDB pemerintah, PDB ini 2020 di sektor industri pertambangan semua jeblok. Tetapi di perkebunan, usaha tani naik, bahkan masih surplus 2,5 persen. Beranjak dari situlah Bank Kalteng memulai bisnis yang sama.

Bank Kalteng memiliki rencana tahun 2029 untuk sektor UMKM di perkebunan. Karena jika melihat banyak perkebunan di daerah, milik petani biasa ada sekitar antara 2-5 hektare. Para petani ini juga nantinya yang bisa menerima KUR 2,5 persen, kalau efektif bisa 5,5 persen. Bahkan di tahun 2021 ada food estate, tentunya akan cepat sekali berkembang.

Sebagai tambahan, Bank Kalteng telah dipercaya pemerintah untuk penempatan dana pemerintah sebesar Rp200 miliar dalam rangka Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Betul kami dapat Rp200 miliar. Rp200 miliar ini harus dibuat goal menjadi 2 kali lipat. Artinya, saya harus bikin 200 menjadi 400,” tandasnya. dsn

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *