REAL COUNT GOLKAR – Sugianto-Edy Unggul 3,54 persen

  • Bagikan
HASIL PILGUB- DPD Golkar Kalteng umumkan hasil quick count dan real count Pilgub Kalteng di Kantor DPD Golkar, Selasa (15/12/2020). TABENGAN/LIU

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengumumkan secara resmi hasil hitung quick count dan real count Pilgub Kalteng, Selasa (15/12/2020) malam, di Kantor DPD.

Kegiatan dihadiri Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Abdul Razak, Walter Penyang, calon Wakil Gubernur H Edy Pratowo, Ketua Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) Kalteng Wahid Yusuf bersama jajarannya, Direktur Wilayah BSNPG Provinsi Kalteng Jan Josi Raymond Kuhuparu dan kader Golkar.

Wahid Yusuf menyampaikan, berdasarkan real count DPD Golkar Kalteng, dari hasil C1 yang dikumpulkan dari 14 kabupaten/kota pasangan calon nomor urut 2 H Sugianto Sabran-H Edy Pratowo meraih kemenangan dari paslon nomor urut 1 Ben Brahim-Ujang Iskandar dengan selisih 3,54 persen.

“Hasil real count hasil C1 yang dikumpulkan di 14 kabupaten/kota paslon yang kami usung unggul. Sebenarnya selesai pendataan tanggal 11 Desember. Namun, karena sesuatu dan lain hal kami baru umumkan hasilnya real countnya sekarang,” kata Wahid.

Berdasarkan hasil hitung real count DPD Golkar Kalteng, paslon 2 unggul di Barsel  50,72 persen sementara paslon 1 meraih 49,28 persen, Barut 57,82 persen paslon 2 dan 42,18 persen paslon 1. Kapuas 50,76 persen paslon 2 dan 49,24 persen paslon 1, Kobar 54,74 persen paslon 2  dan 45,26 persen paslon 1. Kotim 57,81 persen paslon 2 dan 42,19 persen paslon 1.

Selanjutnya di Mura 61,78 persen paslon 2 dan 38,22 persen paslon 1. Pulpis 64,38 persen paslon 2 dan 35,62 persen paslon 1. Sukamara 59,52 persen paslon 2 dan 40,48 persen paslon 1, Seruyan 72,36 persen paslon 2 dan 27,64 persen paslon 1.

Sementara, DPD Golkar Kalteng mengakui paslon nomor 2 kalah di Bartim. Di daerah tersebut Ben-Ujang meraup jumlah suara 62,33 persen, Sugianto-Edy 37,67 persen. Gumas paslon 1 dapat 80,78 persen, paslon 2 dapat 19,22 persen.

Katingan paslon 1 dapat 54,61 persen, paslon 2 dapat 45,39 persen. Lamandau paslon 1 dapat 62,39 persen, paslon 2 dapat 37,61 persen. Palangka Raya paslon 2 kalah dengan meraih 46,32 persen, sementara paslon 1 mendapatkan 53,68 persen.

Jumlah TPS yang masuk 100 persen. Perolehan suara paslon 1 sebanyak 48,23 persen dan paslon 2 sebanyak 51, 77 persen. Total TPS 6.045, jumlah TPS masuk 6045. Margin eror 1 persen.

Abdul Razak mengatakan, berdasarkan real count DPD Golkar, maka paslon Sugianto-Edy keluar sebagai pemenang. Pihaknya tetap menghargai real count KPU, meskipun belum masuk 100 persen, tapi paslon 2 masih unggul dari paslon 1 dan sampai sekarang belum ada lembaga survei yang memenangkan paslon 1.

“Pilkada panas wajar, setelah diumumkan, maka Pilkada selesai. Kita hargai hasil bahwa itulah yang diinginkan oleh masyarakat Kalteng. Maka dari itu kita harus kembali bersatu untuk bangun Kalteng,” kata Razak.

Dikatakan, waktu tinggal 2 hari KPU umumkan hasil resmi dan pihaknya menunggu saja. Hingga saat ini lembaga survei nyatakan paslon 2 unggul, dua partai pengusung juga kurang lebih sama, sehingga Razak yakin keunggulan ini bertahan sampai KPU umumkan hasil.

Tim pemenangan dan relawan sudah bekerja keras memenangkan paslon 2 yang diusungnya. Salah satunya wakil paslon nomor 2 Edy Pratowo  merupakan kader dari Partai Golkar.

Edy menambahkan, dirinya hadir dalam jumpa pers tersebut mewakili Sugianto Sabran. Ia selalu berkoordinasi. Edy bersyukur pencoblosan selesai dengan baik dan paslon 2 real count dan quick count unggul sementara. Tim Sugianto-Edy akan mengikuti pleno resmi KPU sampai selesai.

“Kepada seluruh masyarakat Kalteng terima kasih sudah memberikan kepercayaan kepada kami, meskipun hanya dalam penghitungan sementara Sugianto-Edy menangi Pilgub Kalteng,” imbuh Edy.

Sugianto-Edy akan pegang teguh dan jalankan Kalteng Berkah. Ia mengajak masyarakat Kalteng untuk  bersatu kembali, pesta demokrasi sudah selesai. Siapapun pemimpin terpilih, ia ajak semua rapatkan barisan untuk  bangun Kalteng. Tidak usah terpecah belah lagi, perbedaan itu biasa dalam hal pesta demokrasi, tapi ketika sudah selesai, maka kembali bersatu. yml

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *