Sebar Ujaran Kebencian, Oknum MUI Dipanggil Polisi 

  • Bagikan
ILUSTRASI/NET

 PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Oknum pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palangka Raya terpaksa berurusan dengan aparat kepolisian. RK (51) dipanggil Tim Cyber Bid Humas Polda Kalteng setelah melakukan penyebaran ujaran kebencian terhadap pemerintah dan institusi Polri, Sabtu (12/12/2020).

Dalam chating aplikasi WhatsApp yang dikirimkannya ke salah satu grup, RK menyebutkan, “Hanya di era rezim zalim saat ini : seorang ulama yg istiqomah diperlakukan seperti pesakitan, dicari-cari kesalahannya oleh institusi yg berlumur dosa” dengan tambahan foto MRS yang sedang diperiksa penyidik Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Hendra Rochmawan membenarkan dipanggilnya salah satu pengurus MUI Kota Palangka Raya.

Menurutnya, penyelidikan dilakukan setelah Tim Cyber Bidhumas menerima laporan masyarakat adanya postingan ujaran kebencian yang dibagi ke grup WhatsApp.

“RK kita panggil untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut. Selanjutnya ia meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya,” tegasnya.

Meski begitu, lanjut Hendra, proses pendalaman masih dilakukan terhadap RK terkait proses hukum selanjutnya.

“Kita terus mengimbau kepada masyarakat agar bijak dalam bermedia sosial. Saring sebelum sharing,” imbaunya. fwa

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *