Ulasan  

Ampera Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19

VIRTUAL- Bupati Bartim Ampera AY Mebas saat pimpin rapat virtual, evaluasi penanganan Covid-19. ISTIMEWA

TAMIANG LAYANG/TABENGAN.COM – Dalam upayamemaksimalkan penanganan Covid-19,Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas memimpin rapat koordinasi serta evaluasi, monitoring dan koordinasi dengan tim gugus tugas.

Hal ini dilaksanakann untuk menciptakan sebuah program yang baik dan terstruktur sesuai kebutuhan daerah yang dihasilkan dari ide, gagasan dan pengetahuan.
“Ada beberapa hal penting yang kita dibahas. Di antaranya situasi dan perkembangan kasus Covid-19, laporan dan rencana kerja bidang-bidang, serta lainnya tentang Covid-19,” kata Ampera, akhir pekan kemarin.
Dalam arahannya, Ampera memberikan pemikiran bahwa dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini tidak perlu takut, tetapi lebih menekankan kepada kewaspadaan.
“Tidak takut Covid-19 bukan berarti tidak menghilangkan kewaspadaan. Kita waspada bukan berarti takut,” ujarnya.
Menurutnya, waspada dan hati-hati serta disiplin menerapkan protokol kesehatan adalah upaya yang sangat baik dalam mengendalikan penyebaran Covid-19. Masyarakat perlu diberikan informasi yang akurat dan benar berkaitan protokol kesehatan serta pencegahan dan penanganan Covid-19 yang dilakukan Pemkab Bartim.
Ditegaskan, protokol kesehatan diwajibkan dilaksanakan bagi setiap warga Bartim. Apa saja yang sudah dilaksanakan selama ini dan apa rencana ke depannya perlu dipublikasikan. Selain itu, dia meminta meminta semua ruang publik di Kabupaten Bartim wajib menerapkan protokol kesehatan.
”Setiap ruang publik harus melakukan protokol kesehatan yang ketat,” kata Ampera.
Sementara itu Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas dr Simon Biring menjelaskan, sumber penularan kepada 35 pasien positif baru, berasal dari klaster keluarga.
Dengan begitu, masyarakat Bartim diminta terus meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan virus tersebut. Masyarakat diminta sungguh-sungguh menjalankan protokol kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah.
“Penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 dalam sepekan ini merupakan kinerja dari bidang pencegahan bahwa pemeriksaan tes usap satu per seribu penduduk per minggu. Jadi sebenarnya ini lebih baik karena kita bisa lebih cepat mengetahui yang positif Covid-19 dan melakukan perawatan isolasi sehingga tidak berkeliaran dan menulari orang lain,” kata Simon.
Total jumlah secara keluruhan terkonfirmasi positif Covid-19 Bartim hingga hari ini sebanyak 450 kasus. Rinciannya, pasien sembuh 350 orang, dalam perawatan 94 orang, meninggal dunia 6 orang, probable nihil dan suspek 36 orang.c-yus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.