Bawaslu Kotim Dalami Potensi Pidana di TPS 20

SAMPIT/TABENGAN.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kotawaringin Timur saat ini masih mendalami potensi pidana terhadap pelanggaran yang terjadi di TPS 20 Kelurahan MB Hilir, Kecamatan MB Ketapang, sehingga harus dilaksanakan pemungutan suara ulang (PSU) di TPS tersebut, Minggu (13/12/2020).

Ketua Bawaslu Kotawaringin Timur M Tohari mengungkapkan, salah satu temuan pelanggaran di TPS 20 tersebut adalah adanya pemilih yang mencoblos lebih dari dua kali.

“Secara pasal ada potensi pidana, kami sedang mencoba untuk melakukan penelusuran, dalam waktu 7 hari penelusuran. Kami berharap sudah ada titik terang siapa saja yang bisa disangkakan,” terang Tohari saat memantau PSU di TPS 20 Kelurahan MB Hilir, Minggu.

Disampaikan Tohari, para pihak yang hadir di TPS 20 MB Hilir dari mulai pembukaan sampai dengan proses rekapitulasi dinyatakan selesai pada tanggal 9 Desember 2020, akan dimintai keterangan untuk mendapatkan titik terang.

Sedangkan untuk pelanggaran di TPS 08 Baamang Hilir, Tohari mengatakan tidak ada potensi pidana.

“Kalau di Baamang hanya terkait prosedur, yaitu KPPS saksi dan pengawas yang membuka sebelum waktunya. Hanya prosedur saja, tidak ada potensi pidananya di sana,” jelas Tohari.

Sementara untuk pantauan PSU di TPS 20 MB Hilir, Tohari mengatakan sejak persiapan sampai berjalannya PSU, berjalan lancar berkat bantuan aparat untuk mengamankannya.

“PSU sudah optimal, berharap ini juga sampai proses rekapitulasi berakhir itu juga sama artinya berjalan dengan aman dan lancar,” terangnya.

Untuk politik uang di PSU, Tohari mengatakan, sejauh pantauan mereka, tidak ditemukan ada pergerakan politik uang.

“Tadi malam kami juga melakukan patroli di area sini. Tidak ada pergerakan yang kami dapatkan, mudah-mudahan tidak ada money politic,” tandasnya.

Selama proses pemungutan suara tanggal 9 Desember 2020 yang lalu, lanjut Tohari, pihaknya hanya menemukan dua pelanggaran ini saja yang akhirnya berujung pada pemungutan suara ulang. c-arb

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.