Covid-19 Terus Meningkat, Kobar Berlakukan Jam Malam

  • Whatsapp
Covid-19 Terus Meningkat, Kobar Berlakukan Jam Malam
Bupati Kobar Hj Nurhidayah
iklan atas

PANGKALAN BUN – Meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) membuat Pemerintah Daerah ambil langkah tegas, diantaranya memberlakukan jam malam dan melaksanakan penerapan protokol kesehatan secara masif.

Bupati Kobar Hj Nurhidayah mengatakan, sejak kasus Covid-19 meningkat, tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan covid-19 langsung menggelar rapat, baik mengenai evaluasi juga rapat terbatas untuk membahas langkah langkah yang akan di ambil pemerintah daerah dalam upaya menekan angka penyebaran virus Corona.

“Berdasarkan hasil tersebut, telah diruang dalam surat edaran Nomor 11 tahun 2020 tentang penyelenggaraan kegiatan pada masa peningkatan Pandemi Covid-19 di Kobar, edaran tersebut dikeluarkan pada hari ini Jumat (4/12),” kata Bupati Kobar Hj Nurhidayah, Jumat (4/12).

Menurut Bupati, isi edaran tersebut tentang langkah langkah proaktif untuk mencegah penularan Covid-19 dan tidak hanya bertindak responsif atau reaktif. Tim Satgas penanganan Covid-19 secara tegas dan terukur dapat membubarkan kegiatan atau kerumunan yang tidak sesuai dengan protokol kesehatan.

“Mulai saat ini, di Berlakukan Jam Malam bagi pelaku UMKM, usaha perdagangan, restoran, rumah makan, cafe dan hiburan malam, seluruh kegiatan harus sudah di Hentikan paling lambat pukul 21.00 wib,” ujar Bupati Kobar.

Dimana menurut Bupati, rumah makan, restoran, cafe serta seluruh pelaku usaha yang menjual makanan dan minuman, agar menerapkan pola take way atau membeli untuk dibawa pulang, sehingga tidak ada kegiatan berkumpul di tempat penjualan.

“Selain itu guna menekan angka penularan yang lebih luas, kami akan memperkokoh sinergitas, bersama rapatkan barisan untuk mengawasi dan melaksanakan protokol kesehatan, dan bagi pelanggar akan di berikan sanksi sesuai Peraturan Bupati Nomor 54 Tahun 2020 baik berupa denda maupun sanksi sosial, ” lanjut Bupati.

Satgas penanganan Covid-19 juga, lanjut Bupati, akan melakukan sosialisasi dan penertiban pelaksanaan protokol kesehatan secara masif.

“Kami juga akan melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin seminggu sekali pada areal yang rawan penyebaran Covid-19, seperti rumah ibadah, kantor pelayanan masyarakat dan areal publik,” ujar Bupati Kobar.

Lanjut Bupati, karena saat ini banyaknya masyarakat yang terkonfirmasi positif covid-19 dan dalam perawatan, maka Pemerintah Daerah akan menambah Sumber Daya manusia dan bahan laboratoris untuk mengantisipasi lonjakan pasien.

“Mengingat Rumah Sakit Sultan Imanudin Pangkalan Bun merupakan rumah sakit rujukan pasien Covid-19 untuk tiga Kabupaten, yakni Kobar  Lamandau dan Sukamara,sehingga kami akan mempersiapkan jika terjadi peningkatan kasus,” ujar Bupati Kobar Hj Nurhidayah.c-uli

iklan atas

Pos terkait

iklan atas