Debat Terakhir Saling Serang

  • Whatsapp
Debat Terakhir Saling Serang
SALING SERANG - Debat III pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah. Tampak Ben Brahim S Bahat dan H Ujang Iskandar dan H Edy Pratowo dalam debat, Rabu (2/12). ISTIMEWA
iklan atas

**Absen, Sugianto Minta Maaf

PALANGKA RAYA – Debat ketiga pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah 9 Desember 2020, Rabu (2/12), yang ditayangkan langsung TVRI Kalteng dengan tema reformasi birokrasi, penegakan hukum dan pelayanan publik di Kalimantan Tengah, kembali tanpa kehadiran calon Gubernur paslon urut 2 Sugianto Sabran.

Kepastian tak hadirnya Sugianto Sabran terlihat dalam salah satu video yang beredar digroup medsos Panji Muda Sugianto Sabran, Rabu.

“Masyarakat Kalteng di manapun berada, saya Sugianto Sabran, calon Gubernur Kalimantan Tengah meminta maaf karena malam hari ini saya tidak dapat mengikuti debat,” ujar Sugianto Sabran.

Dalam video tersebut paslon nomor urut 2 tersebut mengakui jika dirinya sehat dan hasil pemeriksaan terakhir menunjukan hasil yang menggembirakan. Akan tetapi sebagai bentuk tanggung jawab terhadap masyarakat, dirinya memilih untuk tidak hadir dalam debat sampai menunggu hasil tes swab selanjutnya.

“Saya berharap, seluruh masyarakat Kalteng, Pak Ben dan Pak Ujang Iskandar serta Pak Edy Pratowo bisa memaklumi. Saya berharap debat dapat berjalan dengan baik dan mematuhi seluruh aturan yang ada,” harap Sugianto.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Sugianto Sabran terpapar Corona beberapa waktu lalu sebelum debat kedua Pilgub Kalteng.

Saling Serang

Gambaran jalannya debat ketiga, terkesan saling serang antar pasangan calon. Calon Wakil Gubernur paslon urut 2, Edy Pratowo yang tampil sendiri terlihat masih mampu meladeni serangan Ben-Ujang.

Disegmen ketiga ini, Ujang terkesan menyerang Edy mengenai tata kelola pembinaan aparatur sipil Negara (ASN). Ujang menilai bahwa selama ini pembinaan ASN tidak berjalan sebagaimana diharapkan.

“Kami pastikan tidak akan seperti itu, kita akan adil terhadap ASN, enggak seperti periode yang lalu ini kelihatan membeda-bedakan,” kata Ujang.

Mantan Bupati Kotawarinin Barat itu juga sempat menyinggung tentang pembagian tugas antara gubernur dan wakil gubernur yang dinilainya tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Namun Edy Pratowo memberikan jawaban dengan santai namun tegas.

Menurut Edy, selama menjabat sebagai gubernur, calon gubernur Sugianto Sabran adalah pemimpin yang profesional dalam menjalankan amanah dan tugas sebagai pemimpin.

“Kita ini ingin memberikan wawasan kepada masyarakat Kalimantan Tengah, bagaimana kita ini diberikan kepercayaan. Ingat pak niat kita, dengan niat yang baik, Insya Allah kita juga akan menghasilkan karya-karya terbaik kita dan kolaborasi diantara keduanya saya kira perlu dilakukan, jangan selalu menilai apriori,” ucap Edy.

Dalam pembinaan ASN dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, penghargaan maupun sanksi diberikan sesuai aturan. Menanggapi tentang pembagian kewenangan yang disinggung Ujang. Lalu Edy memberikan jawaban sederhana namun cukup mengena. Dengan santai Edy Pratowo mengajak Ujang Iskandar untuk sadar posisi dan tupoksi masing-masing.

“Saya mengenal pak Sugianto Sabran, dan kami juga saling mengkomunikasikan. Ya… wajar lah pak Ujang, kita saling mengalahlah, sesuai tupoksinya masing-masing jangan nanti wakil gubernur melebihi tugas gubernur, hati-hati pak Ujang,” pungkas  Edy.

Mendapat serangan terus-terusan dari Ujang, Edy pratowo tidak tinggal diam, diapun balik menyerang paslon nomor 1.

“Jangan-jangan nanti Ben-Ujang hanya tampil kompak didepan masyarakat  pada saat kampanye saja, satu atau dua tahun kemudian nanti sudah tidak akur dan saling cari-cari kesalahan,” tegas Edy yml/k-com

iklan atas

Pos terkait

iklan atas