Tidur Pulas, 9 Ruko Ludes Terbakar

  • Whatsapp
Tidur Pulas, 9 Ruko Ludes Terbakar
EVAKUASI - Para penghuni ruko berupaya menyelamatkan barangnya saat terjadi kebakaran, Selasa (1/12/2020) dini hari. TABENGAN/KARTIM
iklan atas

PALANGKA RAYA- Kebakaran hebat terjadi di Jalan RTA Milono Km 6, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Selasa (1/12/2020) dini hari. Sembilan ruko berukuran luas 38 x 8 meter rata dengan tanah usai dilalap jago merah sekitar pukul 04.30 WIB.

Konstruksi bangunan yang seluruhnya terbuat dari kayu beratapkan seng, membuat api cepat membesar dan melalap habis bangunan di sebelahnya. Seluruh korban yang rata-rata masih tertidur pulas saat kejadian, membuat sejumlah barang berharga tak bisa diselamatkan.

Api berhasil dipadamkan satu jam kemudian, usai pemadam kebakaran dari Pemko Palangka Raya dibantu BPK Swakarsa dan Polda Kalteng melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian.

Informasi di lapangan, ruko diketahui milik Tirta Pura yang turut menjadi korban dalam kebakaran tersebut. Sedangkan penyewa ruko, di antaranya Rosnedi, Saryani, Jamiatun, Andre dan Sansan. Sedangkan ruko nomor terakhir belum diketahui identitasnya.

Kapolsek Pahandut Kompol Edia Sutaata mengatakan, berdasarkan keterangan dari korban waktu kejadian masih dalam kondisi tidur, kemudian dibangunkan istrinya yang memberitahukan bahwa ruko miliknya terbakar.

“Sejumlah keterangan saksi menuturkan, bahwa api berasal dari ruko yang disewa Andre di ruko nomor 7. Proses pemeriksaan masih kita lakukan kepada saksi-saksi yang mengetahui kejadian kebakaran tersebut. Untuk kerugian diperkirakan mencapai Rp500 juta,” ucapnya.

Guna mengetahui lebih lanjut terkait penyebab kebakaran, tim identifikasi Polresta Palangka Raya telah melakukan olah TKP di lokasi kebakaran. Sejumlah benda yang diperkirakan sebagai pemicu api dibawa untuk diperiksa.
“Penyebab munculnya api masih diselidiki, olah TKP sudah kita lakukan. Sementara itu proses pendataan dan pemeriksaan dilakukan penyidik,” terangnya.
Sementara, Saryani (45), salah satu korban, menerangkan bahwa saat itu masih tertidur, dan terbangun karena mendengar suara teriakan kebakaran dari luar ruko.

“Dengar teriakan, saya keluar bersama anak dan melihat api sudah mulai membakar ruko. Kami jualan sembako di sini pak,” akunya. fwa

iklan atas

Pos terkait

iklan atas