RESES KELURAHAN PALANGKA- Dewan Dorong Percepatan Pembenahan Drainase Primer

  • Whatsapp
RESES KELURAHAN PALANGKA- Dewan Dorong Percepatan Pembenahan Drainase Primer
RESES – DPRD Kota Palangka Raya Dapil II saat meninjau drainase di Jalan Beliang, Kelurahan Palangka dalam rangka reses, Palangka Raya, Selasa (1/12) TABENGAN/YULIANUS
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Hari kedua pelaksanaan reses para anggota DPRD Kota Palangka Raya dari daerah pemilihan (Dapil) II, dilaksanakan di Kelurahan Palangka, Selasa (1/12/2020).

Bersama lurah, perwakilan RT/RW dan tokoh masyarakat, para wakil rakyat ini berdiskusi untuk menyerap segala keluhan, masukan serta saran bagi pembangunan di Kota Cantik.

Pimpinan rombongan Dapil II, Riduanto kepada Tabengan mengatakan, berdasarkan hasil pertemuan, hal yang menjadi sorotan masyarakat adalah kondisi saluran drainase primer yang melintasi Jalan Beliang.

Pasalnya, saluran drainase tersebut kerap meluap dan menggenangi jalan serta perumahan masyarakat sekitar, apabila hujan turun dengan intensitas tinggi.

Tidak hanya warga sekitar, lanjutnya, masyarakat umum yang melintasi ruas Jalan Beliang juga merasa terganggu karena cukup tingginya genangan air.

“Masyarakat di Kelurahan Palangka, seperti pada masa reses sebelumnya, masih mendambakan adanya pembenahan infrastruktur di wilayah masing-masing. Mulai perbaikan jalan maupun saluran drainase pemukiman. Semuanya sudah kita tampung dan segera disusun untuk disampaikan kepada pemerintah kota. Nah saat ini, kita melihat satu hal yang menjadi perhatian kita semua yakni saluran drainase primer Jalan Beliang. Kita tinjau secara langsung apa yang menjadi keluhan masyarakat,” jelas Riduanto.

Saat memantau langsung kondisi drainase bersama 9 anggota dewan lainnya, diakui Riduanto, drainase tersebut memang sudah waktunya dilakukan pembenahan. Karena telah terjadi sedimentasi dan pendangkalan dasar drainase, kurang lebarnya saluran, dan beberapa titik yang tersumbat sampah serta tumbuhan.

“Saluran drainase primer dari Jalan Yos Sudarso, Jalan Bromo, Jalan Rinjani, Komplek Amako, Komplek UPR, hingga Komplek Perumahan Polda Kalteng semuanya bermuara melalui saluran drainase primer Jalan Beliang. Bisa kita bayangkan tingginya debit air dari seluruh saluran tersebut pada saat hujan lebat, pasti menyebabkan luapan air. Ini harus segera dibenahi sebelum berdampak pada infrastruktur yang lain,” beber Politisi PDI Perjuangan ini.

Pada tahun anggaran selanjutnya, ia berharap Pemerintah Kota Palangka Raya melalui instansi teknisnya bisa segera melakukan pembenahan di saluran drainase tersebut. Baik itu melakukan pengerukan dasar saluran dengan menggunakan excavator ataupun melakukan pelebaran  dan pembuatan siring untuk mencegah abrasi pada sisi saluran.

“Masyarakat memang yang paling dirugikan dengan kondisi infrastruktur yang belum memadai. Kedepannya hasil reses dan masukan dari masyarakat ini bisa menjadi perhatian pemerintah kota, khususnya keberadaan saluran drainase primer agar mampu berfungsi sebagaimana mestinya mengalirkan air menuju sungai. Bukan justru menyebabkan genangan air yang mengganggu dan berbahaya bagi aktivitas masyarakat,” kata Riduanto.rgb

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas