SIDANG DUGAAN TSM BEN-UJANG- Sugianto-Edy Hadirkan 9 Saksi

  • Whatsapp
SIDANG DUGAAN TSM BEN-UJANG- Sugianto-Edy Hadirkan 9 Saksi
SIDANG- Bawaslu Kalteng menggelar sidang terkait dugaan TSM yang dilakukan paslon 1. Agenda mendengarkan keterangan saksi fakta dari paslon 2, dan saksi ahli dari paslon 1 di Kantor Bawaslu Kalteng, Senin (30/11/2020). TABENGAN/DEDY
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN,COM– Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar sidang atas laporan pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Sugianto Sabran-Edy Prabowo.

Sidang dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kalteng Sastriadi bersama jajaran komisioner Bawaslu Kalteng, dengan agenda mendengarkan keterangan para saksi dari paslon nomor 2 sebanyak 9 saksi.

Keterangan 9 saksi dari paslon nomor 2 secara keseluruhan menyampaikan visi misi paslon nomor 1, yakni lapangan pekerjaan sebanyak 50 ribu, dan bantuan langsung tunai (BLT) senilai Rp2 juta/bulan. Apa yang dijanjikan ini dinilai tidak mendidik, karena menawarkan sejumlah nominal kepada masyarakat. Sementara dalam setiap spanduk ataupun alat peraga paslon 2 tidak ada.

Komisioner Bawaslu Kalteng Bidang Pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Edi Winarno menjelaskan, sidang yang dilaksanakan mendengarkan keterangan saksi fakta terkait dengan gugatan yang disampaikan paslon 2. Sebanyak 9 saksi yang dihadirkan untuk didengar keterangannya. Sementara dari paslon 1, menghadirkan saksi ahli.

Agenda selanjutnya, kata Edi, mendengarkan keterangan saksi ahli dari paslon 2, dan saksi dari paslon 1. Juga menghadirkan pihak terkait dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalteng. Hadirnya para saksi dan pihak terkait, akan dilanjutkan dengan kesimpulan dari hasil mendengarkan keterangan para saksi.

Sementara itu, kuasa hukum paslon 2 Rahmadi G Lentam, menyampaikan, Ben-Ujang dilaporkan atas dugaan terstruktur, sistematis dan masif (TSM). Hal ini sesuai dengan video yang dihubungkan bahwa dugaan terstruktur terjadi di Kabupaten Kapuas.

“Pembagian Rp5 juta Kapolsek dan Danramil, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Rp750 ribu, guru-guru agama Rp150 ribu, sudah dilaksanakan. Ini menjadi bukti terstruktur paling tidak di Kabupaten Kapuas, sebab Ben Brahim adalah pemegang kekuasaan. Bagi paslon 2, Pasal 73 terkait dengan menjanjikan sudah terpenuhi,” kata Rahmadi, saat menyampaikan agenda sidang di Bawaslu Kalteng, Senin (30/11/2020).

Rahmadi melanjutkan, paslon 2 sudah menghadirkan saksi fakta yang menyampaikan data-data apa adanya terkait dengan apa yang dilaporkan. Selesai saksi fakta, dilanjutkan dengan mendengarkan keterangan saksi ahli. Ada 2 orang saksi ahli dan 1 psikolog.

Laporan terkait dengan administrasi yang diduga TSM menyangkut pemberian uang secara konkret nilainya. Dihitung-hitung berdasarkan asumsi yang dibuat menghasilkan pengeluaran Rp4 triliun lebih. Apabila pemenuhan janji itu terjadi, maka Kalteng akan bangkrut.

Terpisah, kuasa hukum paslon 1 Labih Binti menyampaikan, berdasarkan keterangan saksi ahli bahwa visi misi yang dimiliki dan disampaikan oleh paslon tidak bisa dipolitisasi sebagai sebuah perbuatan melawan hukum.

“Visi misi dan program dalam pelaksanaan Pilkada adalah angan ataupun mimpi. Tidak ada satu pun ketentuan yang dapat mempolitisir janji-janji atau visi misi itu sebagai sebuah perbuatan melawan hukum,” kata Labih.

Bawaslu Kalteng menggelar sidang dugaan pelanggaran Pilkada TSM dengan menghadirkan 9 saksi fakta dari paslon 2. Dari paslon 1 menghadirkan saksi ahli, mengingat saksi fakta sedang berhalangan. ded

iklan atas

Pos terkait

iklan atas