Tabrakan Maut, 2 Anak Tewas

  • Whatsapp
KECELAKAAN- Personel Satlantas saat menunjukkan mobil Mobilio yang terlibat kecelakaan. Inset: Kedua korban tewas saat berada di rumah sakit. TABENGAN/FERRY WAHYUDI
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Dua anak di Kota Palangka Raya meregang nyawa usai terlibat kecelakaan maut di Jalan Mahir Mahar Km 14, Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Minggu (29/11/2020) sekitar pukul 18.15 WIB.

Keduanya tewas dengan luka parah di bagian kepala setelah motor yang ditumpanginya terlibat kecelakaan dengan mobil Honda Mobilio berpelat B 1821 COM.

Kasat Lantas Polresta Palangka Raya AKP Anang Hardianto mengatakan, kecelakaan tersebut melibatkan 2 sepeda motor dan 1 unit mobil. Sepeda motor Honda Beat KH 5104 YE dikendarai Voni Sondak (38) warga Jalan Kenanga, Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, berpenumpang Muhammad Dani Febrianto (8) dan Andrianto Putra Jawali (14).

Lalu, sepeda motor Honda Revo Fit KH 3394 H yang dikendarai Zuliana Anggraini (16) warga Jalan Kenanga III, Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau, berpenumpang Andika Bagus Wibowo (12).

Sedangkan mobil yang terlibat, Mobilio bernopol B 1821 COM yang dikemudikan Billy Armando (25), warga Buntut Bali, Katingan dan berpenumpang 2 orang.

“Untuk kronologis kejadian masih dalam penyelidikan petugas karena saat kecelakaan kondisi cuaca hujan lebat,” tuturnya, Senin (30/11/2020).

Dijelaskan, kejadian bermula saat kedua sepeda motor melaju dari arah Jalan RTA Milono menuju Kalampangan. Sedangkan mobil Mobilio melaju dari arah Kalampangan menuju Jalan RTA Milono. Saat melintasi Jalan Mahir Mahar Km 14, Kelurahan Kalampangan, tabrakan maut terjadi.

Dalam kejadian tersebut, Muhammad Dani Febrianto meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan Andrianto Putra Jawali, meski sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya juga tidak tertolong.

“Proses olah TKP akan segera kita lakukan untuk mencari penyebab kecelakaan. Saat ini dua saksi sudah kita mintai keterangan lebih lanjut seputar kecelakaan,” tegasnya.

Anang menambahkan, barang bukti kecelakaan berupa 2 sepeda motor dan 1 unit mobil telah dibawa ke Polresta Palangka Raya untuk diamankan.

“Beredar kabar bahwa kecelakaan tersebut merupakan tabrak lari, namun ternyata sopir yang ketakutan dan panik mengamankan diri ke pos polisi. Selang beberapa jam usai kejadian, sopir sudah dibawa ke Satlantas guna pemeriksaan,” tegasnya. fwa

iklan atas

Pos terkait

iklan atas