Danrem Tinjau Lokasi Pembangunan Makodim Mura

  • Whatsapp
Danrem 102/Pjg Brigjen TNI Purwo Sudaryanto saat meninjau lokasi pembangunan Kodim Murung Raya. JOKO SANTOSO
iklan atas

PURUK CAHU/TABENGAN.COM- Danrem 102/Pjg Brigjen TNI Purwo Sudaryanto saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Murung Raya (Mura), melaksanakan bakti sosial bagi-bagi sembako di Dermaga Putir Sikan Desa Bahitom.

Selanjutnya Danrem meninjau lokasi bakal Markas Komando (Mako) Kodim Mura yang rencananya tidak lama lagi akan dibangun.

Menurut Danrem, dengan adanya Kodim di Mura diharapkan akan mempermudah koordinasi guna menunjang dan mendukung pembangunan di daerah tersebut.

Selain itu, demi mempertajam koordinasi, Danrem mengajak setiap komponen masyarakat di Mura agar memberdayakan 3 pilar plus, yaitu pemerintah daerah, TNI, Polri dan plusnya semua tokoh yang ada di dalam masyakat setempat.

Dikatakan Danrem, ketika terjadi sinergitas dan solid dari tingkat kabupaten hingga desa, maka diharapkan setiap permasalahan bisa diketahui dan diselesaikan sejak dini.

“Saya titip berdayakan 3 pilar plus yaitu Pemda, TNI, Polri dan plusnya adalah seluruh tokoh baik toda,toga,tomas dan tokoh informan lainya. Kalau ini sudah sinergis, sehingga setiap permasalahan di daerah sudah bisa diketahui dan segera ditangani oleh 3 pilar tersebut,” kata Danrem, Kamis (26/11/2020).

Lebih lanjut, untuk menunjang tugas 3 pilar plus, Danrem memberikan bantuan sarana interakasi dan komunikasi sosial disingkat dengan Sikomos, dalam bentuk mobil yang dilengkapi dengan fasilitas perpustakaan, televisi, genset, dan speaker atau pengeras suara.

“Kita telah membangun pos terpadu bagi Babinsa dan Bhabinkamtibmas di sekitar kantor desa. Kemarin di Sukamara kemudian di Kotim dalam waktu dekat juga akan dibangun. Di Barsel dan Bartim juga akan dibangun. Untuk menunjang tugas 3 pilar tersebut kita juga sudah memberikan bantuan Sikomos,” terangnya.

Berkaitan dengan Pilkada Kalteng, Danrem mengajak seluruh elemen masyarakat di Mura tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Terkait perbedaan pendapat, menurut Danrem itu sebuah hal yang wajar. Namun, dirinya mengingatkan setelah pesta domokrasi berakhir semua komponen masyarakat kembali merapatkan barisan guna mambangun daerahnya masing masing.c-sjs

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas